https://journal.actual-insight.com/index.php/antropocene/issue/feedAntropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora2025-12-24T07:06:20+00:00Open Journal Systems<p><strong>Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora</strong> adalah jurnal penelitian yang terbit setiap bulan. Antropocene menyediakan wadah bagi dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi ilmu berupa artikel penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, dan kajian pustaka. Jurnal ini mengundang para profesional di dunia pendidikan, penelitian, dan kewirausahaan untuk berpartisipasi dalam menyebarluaskan ide, konsep, teori baru, atau perkembangan ilmu-ilmu kemanusiaan, dengan cakupan di bidang antropologi, budaya lisan dan budaya tulisan, bahasa, seni klasik dan kontemporer. Pada edisi ini telah <strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/13511">Terindeks SINTA 5.</a></strong></p>https://journal.actual-insight.com/index.php/antropocene/article/view/3423Pemahaman Agama dan Partisipasi Politik Santri: Studi Korelasional di Pesantren KH. Zainal Musthafa Sukamanah, Tasikmalaya2025-07-15T09:38:21+00:00Dede Imam Muharromdemmhrr@upi.eduKarim Suryadidemmhrr@upi.eduSri Wahyuni Tanszhildemmhrr@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman agama dan partisipasi politik santri sebagai pemilih pemula di Pesantren KH. Zainal Musthafa Sukamanah, Kabupaten Tasikmalaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran santri dalam proses demokrasi serta masih terbatasnya kajian kuantitatif yang mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai keagamaan dan partisipasi politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 64 santri sebagai responden. Analisis data menggunakan uji Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pemahaman agama dan partisipasi politik santri (r = 0,265; p = 0,034). Meskipun tingkat korelasi tergolong lemah, temuan ini mengindikasikan bahwa nilai-nilai keagamaan memberikan kontribusi terhadap kesadaran dan keterlibatan politik santri. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan politik berbasis nilai-nilai Islam di lingkungan pesantren. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah sampel dan cakupan lokasi yang sempit. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya menggunakan pendekatan multivariat dengan cakupan yang lebih luas untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika partisipasi politik santri.</p>2025-12-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Dede Imam Muharrom, Karim Suryadi, Sri Wahyuni Tanszhilhttps://journal.actual-insight.com/index.php/antropocene/article/view/3511Paskibra Sebagai Sarana Pembentukan Karakter dan Modal Sosial Siswa: Studi Kasus di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Purwakarta2025-07-19T11:36:32+00:00Rida Nurul Afiahridanurulafiah@upi.eduDasim Budimansyahridanurulafiah@upi.eduAang Supriatnaridanurulafiah@upi.edu<p>Penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya sikap individualisme di kalangan remaja yang berdampak pada menurunnya interaksi sosial, kepedulian, dan kerja sama di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Paskibra berkontribusi dalam membentuk modal sosial siswa melalui penanaman disiplin dan kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Purwakarta. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kegiatan paskibra berperan dalam membentuk <em>social capital</em> melalui pengalaman organisasi yang menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan kebersamaan; (2) implementasi program dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan; (3) dampaknya terlihat pada perubahan perilaku sosial siswa, baik dalam konteks internal (karakter dan sikap) maupun eksternal (interaksi sosial dan partisipasi kolektif). Temuan ini memberikan kontribusi teoretik terhadap kajian pembangunan <em>social capital</em> di lingkungan pendidikan, serta kontribusi praktis bagi pengembangan program ekstrakurikuler sebagai sarana pembentukan karakter dan integrasi sosial siswa.</p>2025-12-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Rida Nurul Afiah, Dasim Budimansyah, Aang Supriatnahttps://journal.actual-insight.com/index.php/antropocene/article/view/3747Analisis Nilai Karakter Fagogoru pada Masyarakat Pesisir Bicoli dalam Bingkai Cultural Moral Knowing, Feeling, and Action2025-12-17T04:03:09+00:00Alyan Amranmasayugey@isdikkieraha.ac.idSartika Samadmasayugey@isdikkieraha.ac.idMasayu Gaymasayugey@isdikkieraha.ac.idJulia Ismailmasayugey@isdikkieraha.ac.idWa Ode Murima La Ode Alumumasayugey@isdikkieraha.ac.id<p>Fagogoru bukan sekadar warisan budaya simbolik, tetapi sistem nilai yang hidup dan bekerja sebagai sumber pembentukan karakter kolektif. Namun, dalam konteks masyarakat pesisir Bicoli yang menghadapi modernisasi, mobilitas penduduk, dan melemahnya praktik adat, keberlanjutan enkulturasi nilai ini mulai menghadapi tantangan. Meskipun penting, kajian akademik mengenai karakter berbasis budaya lokal Fagogoru melalui kerangka moral Lickona masih terbatas, khususnya dalam hubungannya dengan kerangka moral global seperti moral knowing, moral feeling, dan moral action, serta wacana moral ecology dan cultural moral formation. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana nilai Fagogoru berfungsi sebagai mekanisme enkulturasi karakter yang mengintegrasikan moral knowing, moral feeling, dan moral action. Menggunakan pendekatan etnografi interpretatif hermeneutika budaya melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Fagogoru bekerja sebagai ekologi moral yang mengintegrasikan pengetahuan normatif, afeksi komunal, dan tindakan sosial, yang direproduksi melalui narasi genealogis, sanksi sosial, serta praktik adat keagamaan. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan bahwa nilai lokal berfungsi sebagai <em>living moral system</em> yang adaptif, sekaligus memberikan kontribusi pada penguatan konsep moral ecology dan cultural moral formation melalui model pembinaan karakter berbasis komunitas yang menopang kohesi sosial dan ketahanan budaya.</p>2025-12-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Alyan Amran, Sartika Samad, Masayu Gay, Julia Ismail, Wa Ode Murima La Ode Alumuhttps://journal.actual-insight.com/index.php/antropocene/article/view/3866Organisasi Kepemudaan sebagai Agen Perubahan: Studi Kasus Karang Taruna dalam Memperkuat Pengembangan Ekonomi Lokal di Perdesaan Indonesia2025-12-24T07:06:20+00:00Lanyala Trio Agus Muslimtriopkm25@gmail.comYuli Ifana Saritriopkm25@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya peran organisasi kepemudaan dalam memperkuat perekonomian lokal di wilayah perdesaan, khususnya akibat keterbatasan kapasitas kelembagaan dan lemahnya integrasi program pemberdayaan ekonomi. Meskipun organisasi pemuda kerap diposisikan sebagai agen perubahan, kajian yang secara mendalam menelaah peran organisasi kepemudaan berbasis desa dalam kerangka pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan merumuskan model strategis pemberdayaan pemuda melalui Karang Taruna sebagai <em>youth-led organization</em> dalam meningkatkan perekonomian lokal di Desa Semarum. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Karang Taruna dalam penguatan ekonomi lokal masih menghadapi hambatan struktural, meliputi lemahnya komunikasi organisasi, keterbatasan kapasitas kepemimpinan, rendahnya sinkronisasi program dengan pemerintah desa, serta pemanfaatan teknologi digital yang belum terintegrasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan dan kolaborasi multipihak untuk membangun ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.</p>2026-01-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Lanyala Trio Agus Muslim, Yuli Ifana Sari