De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
https://journal.actual-insight.com/index.php/decive
<p><strong>De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan</strong> is a peer-reviewed journal dedicated to publishing high-quality research in the fields of Citizenship Education, Pancasila Education, Values Education, Moral Education, Political Education, Legal Education, Anti-Corruption Education, Multicultural Education, Character Education, and other related areas that contribute to the advancement of Pancasila and Citizenship Education. The journal is published twelve times a year and serves as a platform for disseminating research findings from teachers, lecturers, students, and scholars with an interest in educational research and practice.<br />This journal is published in collaboration with <strong>Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi </strong>dengan <strong><a title="AP3KnI" href="https://drive.google.com/file/d/1CNFb9nSYEzOB8fKogfz74V7ZmGEWlofY/view" target="_blank" rel="noopener">Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI).</a></strong></p>Actual Insighten-USDe Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan2776-5040Studi Kasus Internalisasi Pancasila Melalui Program Garuda Hijau Untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
https://journal.actual-insight.com/index.php/decive/article/view/4318
<p>Krisis lingkungan global saat ini menuntut penguatan karakter peduli lingkungan melalui pembelajaran di sekolah, namun integrasi ideologi nasional dengan isu keberlanjutan seringkali hanya berhenti pada tataran teoretis. Penelitian ini hadir untuk mengisi celah tersebut dengan mengeksplorasi implementasi praktis nilai Pancasila melalui Program Garuda Hijau di SMP NationalHigh Jakarta School yang sejalan dengan tujuan SDGs, khususnya poin 9,12,13,15 dan 17. Metode yang dipergunakan pendekatan <em>mixed methods</em> dengan desain studi kasus, melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test pada 40 siswa kelas 9 dalam jangka waktu 1 semester (6 bulan). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test sebesar M = 3.17 (SD = 0.55) meningkat dari hasil post-test M = 4.24 (SD = 0.52) dengan selisih ΔM = 1.07, yang setara dengan peningkatan dari 70% menjadi 88%. Uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan, t(39) ≈ 9.85, p < .001, sehingga program terbukti efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program GARUDA Hijau berhasil menginternalisasikan nilai Pancasila dari teori menjadi aksi nyata melalui enam kegiatan utama: Gema Plastik, Audit Deteksi, Reforestasi, <em>Upcycling Art</em>, Digital Kampanye dan Aksi Kompos.</p>Venny RikaMarzuki MarzukiYayuk Hidayah
Copyright (c) 2026 De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2025-12-312025-12-3151032032710.56393/decive.v5i10.4318Penguatan Karakter Kewargaan melalui Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Karakter di Sekolah Dasar Negeri 32 Kota Sorong
https://journal.actual-insight.com/index.php/decive/article/view/4382
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis karakter terhadap hasil belajar dan penguatan karakter kewargaan siswa kelas V di SD Negeri 32 Kota Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (<em>quasi experimental design</em>) melalui desain <em>pretest-posttest control group</em>. Subjek penelitian terdiri atas 56 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi karakter siswa, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji <em>independent sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis karakter memperoleh peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu, pembelajaran juga mendorong berkembangnya nilai-nilai kewargaan, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kejujuran selama proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan karakter dalam media pembelajaran berkontribusi terhadap penguatan kompetensi akademik sekaligus pembentukan karakter warga negara muda yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, Lembar Kerja Peserta Didik berbasis karakter dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran bagi guru sekolah dasar untuk mengintegrasikan penguatan karakter kewargaan dan peningkatan hasil belajar secara berkelanjutan.</p>Riska Helena SiburianIhsan IhsanRoni Andri Pramita
Copyright (c) 2025 De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2025-12-312025-12-3151032833410.56393/decive.v5i10.4382Konstruksi Etos Kewargaan Mohammad Hatta: Kajian Historis sebagai Landasan Pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan
https://journal.actual-insight.com/index.php/decive/article/view/4589
<p>Penguatan karakter kewargaan menjadi salah satu tantangan utama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menghadapi dinamika demokrasi dan perubahan sosial di Indonesia. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji pemikiran Mohammad Hatta dari perspektif demokrasi, nasionalisme, dan ekonomi kerakyatan, belum terdapat kajian yang merekonstruksi etos kewargaannya sebagai kerangka konseptual Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi etos kewargaan melalui analisis terhadap karya-karya utama Mohammad Hatta, seperti Demokrasi Kita, Kumpulan Karangan, Membangun Koperasi dan karya lainnya, serta menganalisis relevansinya bagi PPKn. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kewargaan Hatta dibangun atas integritas moral, kesederhanaan, tanggung jawab sosial, solidaritas sosial, dan komitmen terhadap keadilan sosial. Temuan ini menawarkan perspektif indigenous citizenship berbasis nilai Pancasila sebagai kontribusi teoretis bagi pengembangan civic ethos. Hasil penelitian dapat menjadi landasan pengembangan kurikulum dan pembelajaran berbasis nilai, serta perlu ditindaklanjuti melalui pengujian model pembelajaran berbasis etos kewargaan Mohammad Hatta.</p>Eva ElistaSamsuri Samsuri
Copyright (c) 2025 De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2025-12-312025-12-31510335–342335–34210.56393/decive.v5i10.4589Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Pembentukan Karakter Warga Negara: Studi Kasus di SD Mutiara Hati Semarang dan SD Labschool UNNES
https://journal.actual-insight.com/index.php/decive/article/view/4599
<p>Pembentukan karakter warga negara di Sekolah Dasar (SD) dipengaruhi oleh dukungan sosial, namun penelitian terdahulu lebih banyak mengaitkannya dengan kesehatan mental dan prestasi akademik, sedangkan pengaruhnya terhadap karakter warga negara sebagai masih terbatas. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh dukungan sosial terhadap pembentukan karakter warga negara di SD Kota Semarang. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif desain <em>ex post facto</em> terhadap 531 murid di dua SD melalui <em>purposive sampling</em> menggunakan instrumen <em>Character Strengths Inventory</em> dan <em>Multidimensional Scale of Perceived Social Support</em>. Hasil menunjukkan bahwa karakter warga negara dan dukungan sosial berada pada kategori tinggi. Dukungan sosial berhubungan positif kuat dengan karakter warga negara (r = 0,662; p < 0,001) dan menjelaskan 43,9% variasi karakter warga negara. Kebaruan penelitian ini pada pengukuran karakter warga negara sebagai konstruk multidimensional yang terdiri atas <em>kindness, teamwork, bravery, creativity, modesty,</em> dan <em>spirituality</em>. Kesimpulan penelitian ini yaitu dukungan sosial merupakan prediktor signifikan pembentukan karakter warga negara. Implikasinya, sekolah perlu memperkuat kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang sinergis.</p>Edwindha Prafitra NugraheniGiri Harto Wiratomo
Copyright (c) 2025 De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2025-12-312025-12-31510343–355343–35510.56393/decive.v5i10.4599Implementasi Disiplin Positif melalui Program Siswa Pelopor dalam Penguatan Civic Leadership dan Budaya Sekolah Berbasis Profil Pelajar Pancasila
https://journal.actual-insight.com/index.php/decive/article/view/4622
<p>Disiplin positif merupakan pendekatan strategis dalam Pendidikan Pancasila untuk membangun kepemimpinan kewargaan (<em>civic leadership</em>) dan budaya sekolah berbasis Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi disiplin positif melalui Program Siswa Pelopor serta menganalisis faktor pendukung, faktor penghambat, dan kontribusinya terhadap penguatan kepemimpinan kewargaan dan budaya sekolah di SDN Ungaran 1 Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui triangulasi sumber dan teknik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan Program Siswa Pelopor sebagai model implementasi disiplin positif yang mengintegrasikan pembentukan kepemimpinan kewargaan dengan penguatan budaya sekolah berbasis Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi disiplin positif melalui Program Siswa Pelopor mampu memperkuat kepemimpinan kewargaan peserta didik dan membangun budaya sekolah yang positif meskipun masih menghadapi beberapa kendala implementasi.</p>Arif Rommi Setyawan
Copyright (c) 2025 De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2025-12-312025-12-31510356–363356–36310.56393/decive.v5i10.4622