De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan https://journal.actual-insight.com/index.php/decive <p><strong>De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan</strong> is a peer-reviewed journal dedicated to publishing high-quality research in the fields of Citizenship Education, Pancasila Education, Values Education, Moral Education, Political Education, Legal Education, Anti-Corruption Education, Multicultural Education, Character Education, and other related areas that contribute to the advancement of Pancasila and Citizenship Education. The journal is published twelve times a year and serves as a platform for disseminating research findings from teachers, lecturers, students, and scholars with an interest in educational research and practice.<br />This journal is published in collaboration with <strong>Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi </strong>dengan <strong><a title="AP3KnI" href="https://drive.google.com/file/d/1CNFb9nSYEzOB8fKogfz74V7ZmGEWlofY/view" target="_blank" rel="noopener">Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI).</a></strong></p> Actual Insight en-US De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2776-5040 Melampaui Legalitas Administratif: Sintesis Etika Magnis-Suseno dalam Menakar Integritas Kebijakan Makan Bergizi Gratis https://journal.actual-insight.com/index.php/decive/article/view/4353 <p>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah idealnya menjadi wujud kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan rakyat. Namun, munculnya berbagai polemik seperti kasus keracunan makanan dan inefisiensi anggaran mengindikasikan adanya krisis etika di tingkat pengelola. Penelitian ini bertujuan membedah nihilnya etika normatif dalam tata kelola kebijakan tersebut melalui perspektif filsafat moral Franz Magnis-Suseno. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan (orang tua murid, siswa, dan pengamat sosial) serta observasi terhadap fenomena polemik kebijakan di ruang publik. Teknik analisis data menggunakan pembacaan tekstual, verstehen, dan interpretasi filosofis untuk mensintesis data empiris dengan karya Etika Dasar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kegagalan kebijakan berakar pada hilangnya "rumah etika" di hulu pengambilan keputusan yang merusak martabat manusia demi ambisi teknokratis. Novelty penelitian ini terletak pada tawaran restorasi moral melalui reprioritasi anggaran berbasis etika kepedulian dan internalisasi nilai filosofis sebagai solusi atas dehumanisasi birokrasi dalam program MBG.</p> Andri Fransiskus Gultom Copyright (c) 2026 De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2026-03-27 2026-03-27 6 1 10.56393/decive.v6i1.4353