In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos <p><strong>In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi.</strong> is a monthly, peer-reviewed research journal that focuses on the publication of scholarly studies in the fields of religious education and theology. It is intended for practical theologians, religious education practitioners, scholars specializing in religion, as well as representatives from other cultural and academic disciplines. The journal’s mission is to promote in-depth and critical scholarship in the fields of religious education and theology. It publishes theoretical contributions that are descriptive, empirical, and analytical, particularly those that examine religious practices as they are lived and expressed in society. Religion, in this context, is understood in a broad sense, encompassing all appreciative orientations toward ultimate questions concerning the self and the world that may be described as religious in nature.<br />This journal has been indexed in <strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/13471" target="_blank" rel="noopener">SINTA 4 (Science and Technology Index - Level 4).</a></strong></p> Actual Insight en-US In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 0000-0000 Implementasi Nilai Hukum Kasih Matius 22:39 sebagai dasar dalam Pembentukan Karakter Anti-Bullying pada Anak Usia Dini https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4472 <p>Perilaku bullying pada anak usia dini menunjukkan adanya masalah hubungan sosial, lemahnya pembentukan karakter dalam lingkungan pendidikan. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada perkembangan emosional anak, tetapi juga memengaruhi kemampuan anak dalam membangun hubungan sosial yang sehat. Meskipun berbagai penelitian telah membahas pendidikan karakter dan pencegahan bullying pada anak usia dini, kajian yang secara khusus mengintegrasikan ajaran kasih dalam Matius 22:39 masih terbatas dalam perspektif Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ajaran kasih berdasarkan Matius 22:39 dalam membentuk karakter anti-bullying pada anak usia dini. Ayat ini dipilih karena secara eksplisit menegaskan prinsip mengasihi sesama seperti diri sendiri sehingga relevan sebagai dasar teologis yang mendorong sikap empati, penghormatan terhadap sesama, relasi sosial yang harmonis serta pencegahan perilaku bullyingmanusia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ajaran kasih melalui keteladanan, pembiasaan, penguatan perilaku positif, dan pembelajaran berbasis nilai Kristiani mampu mengembangkan empati, kepedulian, penghargaan terhadap sesama, serta pengendalian perilaku agresif pada anak. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan Pendidikan Agama Kristen melalui penguatan model pendidikan karakter anti-bullying yang berlandaskan nilai-nilai Alkitabiah.</p> Helwen Pattikawa Diniyarti Rara Bolu Elsye Yusnengsih Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 2026-06-22 2026-06-22 5 11 485 494 10.56393/intheos.v5i11.4472 Makna Perkawinan Katolik Dan Realitas Hidup Berkeluarga Umat Paroki Santa Maria Imaculata Lewolaga https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4619 <p>Sakramen perkawinan dalam Gereja Katolik menjadi dasar persekutuan hidup dan kasih yang mengarahkan suami istri pada pertumbuhan iman serta tanggung jawab membangun rumah tangga kristiani. Namun, penghayatan terhadap nilai-nilai tersebut masih menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman umat mengenai sakramen tersebut serta realitas hidup berkeluarga di Paroki Santa Maria Imaculata Lewolaga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap lima pasangan suami istri, pastor paroki, dewan stasi, serta pengurus seksi keluarga. Analisis dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan memaknai sakramen tersebut sebagai panggilan Allah yang diwujudkan melalui doa bersama, partisipasi dalam Perayaan Ekaristi, dan tanggung jawab dalam rumah tangga, meskipun pelaksanaannya belum konsisten akibat kesibukan bekerja dan tekanan ekonomi. Kebaruan penelitian ini terletak pada keterkaitan antara pemahaman teologis dan pengalaman hidup umat dalam konteks pastoral setempat. Temuan ini menegaskan pentingnya pendampingan pastoral berkelanjutan untuk memperkuat penghayatan nilai-nilai sakramental.</p> Yasinta Uto Doren Karolina Kayo Kelasa Skolastika Lelu Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 2025-11-28 2025-11-28 5 11 495–505 495–505 10.56393/intheos.v5i11.4619 Pedagogi Yesus dalam Khotbah di Bukit sebagai Model Pedagogis Pembelajaran Mendalam bagi Pendidikan Agama Kristen Fase E–F https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4535 <p>Pendidikan Agama Kristen (PAK) Fase E–F masih didominasi pendekatan transmisif yang berorientasi pada penguasaan doktrin sehingga kurang mendorong refleksi kritis dan transformasi iman peserta didik. Di sisi lain, kajian Khotbah di Bukit umumnya berfokus pada aspek teologis dan etis, sedangkan dimensi pedagogisnya masih jarang dikaji dalam kerangka pembelajaran mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis dimensi pedagogis Khotbah di Bukit (Matius 5–7), yang dipilih karena merupakan unit pengajaran Yesus yang utuh dan terstruktur, untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip pembelajaran mendalam serta implikasinya bagi PAK Fase E–F. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap teks Matius 5–7. Hasil penelitian mengidentifikasi lima prinsip pembelajaran mendalam yang dirumuskan dalam Model Integratif Pedagogis Lima Tahap yang terdiri dari orientasi identitas, disonansi kognitif, refleksi kritis, internalisasi nilai, dan transformasi hidup. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan pedagogi Kristen melalui perumusan model pedagogis yang mengintegrasikan analisis pedagogis teks Alkitab dengan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam kontemporer sebagai kerangka konseptual pembelajaran yang reflektif dan transformatif.</p> Yenti Krisdayanti Gulo Moses Wibowo Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 2025-11-27 2025-11-27 5 11 506–522 506–522 10.56393/intheos.v5i11.4535