In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos <p><strong>In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi.</strong> is a monthly, peer-reviewed research journal that focuses on the publication of scholarly studies in the fields of religious education and theology. It is intended for practical theologians, religious education practitioners, scholars specializing in religion, as well as representatives from other cultural and academic disciplines. The journal’s mission is to promote in-depth and critical scholarship in the fields of religious education and theology. It publishes theoretical contributions that are descriptive, empirical, and analytical, particularly those that examine religious practices as they are lived and expressed in society. Religion, in this context, is understood in a broad sense, encompassing all appreciative orientations toward ultimate questions concerning the self and the world that may be described as religious in nature.<br />This journal has been indexed in <strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/13471" target="_blank" rel="noopener">SINTA 4 (Science and Technology Index - Level 4).</a></strong></p> Actual Insight en-US In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 0000-0000 Pembinaan Remaja melalui Kelompok Kecil: Dialektika Teori Perkembangan Iman James W. Fowler dan Nilai Somba Marhula-hula https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4244 <p>Masa remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan identitas iman, namun dalam praktiknya iman remaja kerap berhenti pada tahap konvensional, bersifat ritualistik, dan kurang reflektif. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pembinaan iman dan pemaknaan nilai budaya lokal dalam kehidupan remaja. Artikel ini bertujuan mengkaji pembinaan iman remaja melalui Kelompok Kecil dengan mempertemukan teori perkembangan iman James W. Fowler dan nilai kearifan lokal Batak Toba, khususnya Dalihan Na Tolu pada aspek Somba Marhula-hula. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan integrative literature review untuk mensintesis kajian psikologis, teologis, dan kultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kelompok Kecil menjadi ruang relasional-dialogis yang mendorong refleksi dan internalisasi iman secara personal dan kontekstual. Keterkaitan antara tahap synthetic-conventional dan nilai Somba Marhula-hula tampak pada orientasi relasional, pembentukan identitas melalui komunitas, serta penekanan pada loyalitas sosial. Namun, tanpa refleksi kritis, hal ini berpotensi memperkuat konformitas, sehingga diperlukan integrasi dialektik menuju iman reflektif.</p> Fermata Ramena Siregar Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 2025-09-25 2025-09-25 5 9 406–414 406–414 10.56393/intheos.v5i9.4244 Hakikat Imago Dei dalam Pendidikan Karakter Kristen: Analisis Sinergi Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4250 <p>Pendidikan kontemporer saat ini menghadapi tantangan besar berupa pergeseran ke arah pragmatisme yang hanya mengejar standar industri, sehingga sering kali mengabaikan martabat dan panggilan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat manusia sebagai <em>Imago Dei</em> (Gambar Allah) dan implikasinya dalam merumuskan praktik pendidikan yang humanis dan bermartabat di tengah tantangan era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (<em>library research</em>), di mana data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui sintesis pemikiran teologis dan pedagogis, termasuk integrasi konsep Tri Pusat Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi <em>Imago Dei</em> memerlukan sinergi kolaboratif antara keluarga, sekolah dan masyarakat. Keluarga sebagai institusi utama harus mampu menyeimbangkan peran kepemimpinan spiritual ayah dan regulasi emosi ibu secara neurologis guna membentengi jalur moral anak dari pengaruh negatif teknologi, sementara sekolah dan masyarakat berperan sebagai ekosistem pendukung membentuk karakter dalam setiap pribadi tanpa diskriminasi akademik maupun sosial. Simpulan dari kajian ini menegaskan bahwa revitalisasi nilai <em>Imago Dei</em> melalui koordinasi keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat krusial untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis dan integritas spiritual. Dengan menempatkan Gambar Allah sebagai pusat orientasi, pendidikan tidak hanya menghasilkan kecerdasan akademis, tetapi juga memulihkan identitas serta panggilan eksistensial peserta didik dalam menjawab tantangan zaman yang dinamis.</p> Meldy Berhitu Helleri Sitinjak Agusthina Siahaya Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 2026-04-18 2026-04-18 5 9 389–394 389–394 10.56393/intheos.v5i9.4250 Representasi Sains dan Rekonstruksi Peradaban dalam Anime Dr. Stone: Analisis Hermeneutika Friedrich Schleiermacher https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4274 <p>Penelitian ini mengkaji representasi sains dan rekonstruksi peradaban dalam anime Dr. Stone melalui hermeneutika Friedrich Schleiermacher serta menelaah relevansinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif kepustakaan melalui pembacaan Dr. Stone Season 1 sebagai sumber primer dan artikel ilmiah terkait sebagai sumber sekunder. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan interpretasi gramatikal, interpretasi psikologis, dan lingkar hermeneutik untuk membaca anime sebagai teks budaya audiovisual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sains dalam Dr. Stone tidak hanya berfungsi sebagai pengetahuan teknis, tetapi juga sebagai dasar simbolik dan praktis bagi pembentukan kembali kehidupan bersama. Pada tataran gramatikal, makna dibangun melalui dialog, istilah ilmiah, dan struktur naratif, sedangkan pada tataran psikologis ia tamPendidikan Agama Kristen sebagai harapan, tanggung jawab, kerja sama, dan orientasi masa depan. Pembacaan ini juga memperlihatkan bahwa hasil interpretasi hermeneutik dapat diterjemahkan ke ranah pedagogis secara lebih konkret. Secara teologis, anime ini membuka ruang refleksi Pendidikan Agama Kristen tentang sains sebagai tanggung jawab iman dalam mandat budaya, hikmat, dan pemeliharaan Allah.</p> Febrilianti Febrilianti Elka Anakotta Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi 2025-09-25 2025-09-25 5 9 397–405 397–405 10.56393/intheos.v5i9.4274