In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos <p><strong>In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi.</strong> is a monthly, peer-reviewed research journal that focuses on the publication of scholarly studies in the fields of religious education and theology. It is intended for practical theologians, religious education practitioners, scholars specializing in religion, as well as representatives from other cultural and academic disciplines. The journal’s mission is to promote in-depth and critical scholarship in the fields of religious education and theology. It publishes theoretical contributions that are descriptive, empirical, and analytical, particularly those that examine religious practices as they are lived and expressed in society. Religion, in this context, is understood in a broad sense, encompassing all appreciative orientations toward ultimate questions concerning the self and the world that may be described as religious in nature.<br />This journal has been indexed in <strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/13471" target="_blank" rel="noopener">SINTA 4 (Science and Technology Index - Level 4).</a></strong></p> en-US bludovikus@gmail.com (Ludovikus Bomans Wadu) bludovikus@gmail.com (Ludovikus Bomans Wadu) Thu, 07 May 2026 03:37:34 +0000 OJS 3.2.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Disonansi Kepemimpinan Kristen dan Rekonstruksi Model Kepemimpinan Spiritual Integratif: Kajian Eksegetis-Teologis atas Wahyu 2:1–7 https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4154 <p>Kepemimpinan Kristen kontemporer sering menghadapi ketegangan antara keberhasilan pelayanan yang tampak secara eksternal dan kualitas kehidupan rohani internal pemimpin. Fenomena ini tercermin dalam teguran Yesus kepada jemaat Efesus dalam Wahyu 2:1–7. Artikel ini bertujuan menganalisis disonansi antara kinerja pelayanan dan kemerosotan spiritual melalui kajian biblika dan literatur kepemimpinan Kristen. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksegetis historis-gramatikal terhadap Wahyu 2:1–7 serta analisis isi terhadap literatur kepemimpinan kontemporer. Hasil studi menunjukkan paradoks: jemaat Efesus tekun dalam pelayanan dan tetap setia secara doktrinal, namun kehilangan “kasih yang semula” sebagai inti relasi dengan Kristus. Disonansi muncul ketika fokus kepemimpinan bergeser dari identitas spiritual dan relasi kristologis menuju orientasi aktivitas dan kinerja. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini merumuskan Model Kepemimpinan Spiritual Integratif yang menekankan evaluasi reflektif, pertobatan transformatif, dan restorasi disiplin rohani. Berakar pada diagnosis kristologis Wahyu 2:1–7, model ini menempatkan pemulihan kasih kepada Kristus sebagai fondasi teologis pembaruan kepemimpinan gereja kontemporer.</p> Antakirana Antakirana Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4154 Tue, 28 Oct 2025 00:00:00 +0000 Ritual Adat Penti dalam Perspektif Kosmoteologis: Studi pada Masyarakat Manggarai https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4327 <p>Eksploitasi lahan dan degradasi lingkungan kontemporer mengancam keberlangsungan banyak ritual adat, termasuk ritual penti pada masyarakat Manggarai. Berbagai penelitian mengenai ritus penti dalam masyarakat Manggarai umumnya lebih banyak berfokus pada dimensi budaya, sosial dan fungsi komunal dari ritual tersebut, sementara dimensi kosmoteologisnya belum banyak dianalisis secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengkaji ritus penti sebagai ekspresi kosmoteologi masyarakat Manggarai yang memperlihatkan relasi kosmis tetradik antara Tuhan, leluhur, manusia dan alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa ritus penti tidak hanya sekedar berfungsi sebagai tradisi budaya belaka, melainkan juga sebagai mekanisme spiritual dalam menjaga harmoni kosmik dan keseimbangan relasional antara seluruh unsur kehidupan. Dalam perspektif ekoteologi Katolik, ritual ini merefleksikan spiritualitas ekologis dan sakramentalitas alam yang menempatkan ciptaan sebagai ruang kehadiran ilahi. Penelitian ini menegaskan bahwa ritus penti memiliki relevansi teologis penting dalam membangun paradigma ekologis kontekstual di tengah krisis ekologis kontemporer.</p> Yohanes Kurniawan Oban, Silvinus Hayon Bening, Wilfridus Kamanto Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4327 Mon, 27 Oct 2025 00:00:00 +0000 Artificial Intelligence dan Krisis Air: Tinjauan Etis-Teologis dalam Perspektif Viriditas Hildegard von Bingen https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4390 <p>Perkembangan<em> Artificial Intelligence</em> (AI) telah membawa perubahan besar terhadap sistem kerja manusia dalam berbagai sektor kehidupan. Meskipun demikian, AI juga menimbulkan persoalan etis-ekologis yang signifikan berkaitan dengan konsumsi energi, penggunaan sumber daya, dan dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan. Artikel ini bertujuan menganalisis implikasi ekologis AI dalam hubungannya dengan krisis air menggunakan konsep <em>viriditas</em> Hildegard von Bingen. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif melalui pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur yang relevan mengenai AI, krisis air, serta refleksi etis-teologis berkaitan dengan konsep <em>viriditas</em> Hildegard. Tujuannya adalah mengungkapkan hubungan antara perkembangan teknologi dan krisis air, serta mendapatkan sebuah landasan etis-spiritual bagi penggunaan AI berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital, termasuk AI, perlu disertai tanggung jawab moral dan kepedulian ekologis. Pemikiran Hildegard tentang relasi harmonis manusia dan alam, yang diperkaya Laudato si’. Dalam konteks pendinginan pusat data, <em>viriditas</em> memandang infrastruktur digital sebagai ruang hidup ciptaan yang terus mengalirkan daya kehidupan.</p> Michael Martin Gerrits, Rafael Rau Maran, Yohanes Maria Vianei Satria Hide Weruin Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4390 Mon, 27 Oct 2025 00:00:00 +0000 Konsep Kebebasan Rasional Thomas Aquinas: Kritik Teologis terhadap Adiksi Artificial Intelligence pada Pelajar https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4363 <p>Artikel ini membahas konsep kebebasan rasional menurut Thomas Aquinas dalam menghadapi perkembangan penggunaan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) di kalangan pelajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis-teologis dalam kerangka teologi moral Katolik dengan menelaah pemikiran Thomas Aquinas mengenai kebebasan manusia sebagai kemampuan untuk memilih yang baik berdasarkan akal budi dan orientasi moral. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana konsep kebebasan rasional menurut Thomas Aquinas dapat menjadi landasan moral bagi pelajar dalam menggunakan AI secara bijaksana dan bertanggung jawab. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengkaji pemikiran Thomas Aquinas tentang kebebasan dan mengaitkannya ketergantungan pelajar terhadap penggunaan AI dalam proses pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan AI yang tidak disertai evaluasi kritis dapat mendorong pelajar pada sikap pasif, ketergantungan teknologi, dan kecenderungan mencari jalan instan dalam menyelesaikan tugas akademik. Refleksi atas pemikiran Thomas Aquinas memberikan pendasaran moral pada pelajar untuk menggunakan AI secara proporsional sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan pengganti kemampuan berpikir manusia. Kajian ini memberikan kontribusi teologis dalam pengembangan refleksi teologi moral Katolik mengenai relasi manusia dan teknologi, sekaligus menawarkan dasar etis dan edukasi kesadaran bagi pelajar agar mampu memanfaatkan AI secara kritis, bertanggung jawab, dan tetap menghargai martabat akal budi manusia.</p> Jozef Wojtyla Baho, Gabriel Putra Prima, Aloysius Stefanus Boleng Ola Copyright (c) 2026 In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi https://journal.actual-insight.com/index.php/intheos/article/view/4363 Mon, 27 Oct 2025 00:00:00 +0000