Analisis Perilaku Tambang Pasir Masyarakat Ipir Di Pesisir Pantai Yang Berdampak Terjadinya Bencana Abrasi

Authors

  • Maria Margareta IKIP Muhammadiyah Maumere

DOI:

https://doi.org/10.56393/konstruksisosial.v2i6.933

Keywords:

Abrasi, Perilaku Masyarakat, Pesisir Pantai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku masyarakat Ipir sehingga terjadinya abrasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, redukasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dilapangan tentang perilaku masyarakat pesisir pantai terhadap bencana abrasi di Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka yaitu penambangan pasir dan batu di pesisir pantai, serta penebangan pohon di sepajang pesisir pantai. Dampak dari bencana abrasi bagi wilayah pesisir desa Ipir yaitu menyempitnya pemukiman warga, fasilitas jalan menjadi rusak, pohon-pohan penyangga air laut menjadi punah, dan rusaknya wilayah tangkapan ikan nelayan. dimana berbagai alasan yang dilakukan penambangan ini yaitu dijadiakan sebagai bahan material bangunan, kebutuhan ekonomi, penebangan pohon pelindung pantai. Dampak dari perilaku masyarakat pesisir pantai yaitu kerusakan rumah permukiman warga, perubahan kondisi fisik pantai, dan menghambat aktifitas para nelayan. Sedangkan upaya masyarakat setempat dalam menanggulagi abrasi yaitu melaui edukasi penghijauan dan melalui partisipasi pemerintah dalam menjaga ekosistem yang ada di wilayah pesisir Desa Ipir.

References

Ahmad, Deni Natsir, (2017), Penyuluhan dan Pelatihan Upaya Pencegahan Abrasi Pantai pada Masyarakat Muara Gembong Bekasi, Jurnal Panrita Abdi, Vol.1, No. 2, Hal. 90-96.

Anggariani, Dewi, (2020). Tambang Pasir Dan Dampak Sosial Ekonomi Masyarakat Di Pesisir Pantai, Jurnal SIGn, Vol.1, no.1, hal. 15-29.

Bengen, D. (2012). “Pedoman Teknis Pengenalan Dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove”. Bogor. Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir Dan Kelautan, IPB. Buckles.

Fajri, Ferli (2012). Studi Abrasi Pantai Padang Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Jurnal Perikanan dan Kelautan, Vol.17, No. 2, Hal. 34-42.

Hadi, P. Sudharto. (2014). Dimensi Lingkungan Perencanaan Pembangunan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Hastuti. (2012). Wilayah Pesisir Dan Fenomena-Fenomena Yang Terjadi Di Pantai. Makassar: Universitas Hassanudin.

Irfon Ido. (2019). Dampak Usaha Kegiatan Penambangan Pasir Terhadap Perubahan Mata Pencaharian.

Maulana, Edwin, (2016). Strategi Pengurangan Risiko Abrasi Di Pesisir Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jurnal Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS, Vol. 1, No.1, Hal. 389-398.

Nur, M. Tajudin. (2014). “Abrasi Pantai Dan Proses Bermigrasi”. Desertasi Program Studi Pendidikan Kependudukan Dan Lingkungan Hidup (PKLH). Jakarta : Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta.

Pintoi, Zulmiro, (2015). Kajian Perilaku Masyarakat Pesisir yang Mengakibatkan Kerusakan Lingkungan (Studi Kasus di Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY), Jurnal Wilayah dan Lingkunga, Vol.3, No.3, Hal. 163-174.

Ramadhan. (2013). Buku Panduan Pencegahan Abrasi Pantai, Jurusan Pendidikan Geografi, Sekolah Pasca Sarjana : Universitas Pendidikan Nasional.

Rusdi, Achmad. (2019). Pemecah Gelombang Dengan Soft Dan Hard Solution, Abdimas: Papua Journal of Community Service, Vol. 1, No.1, Hal. 21-31.

Soemarwoto. (2014). Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Sugiyono. (2013). “Memahami Penelitian Kualitatif”. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, Endang, (2014), Pengelolaan Wilayah Pesisir Secara Terpadu Untuk Kesejahteraan Nelayan Di Kota Cirebon, Jurnal Dinamika Hukum, Vol. 13, No.1, Hal. 1-12.

Undang - Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana Dan Fikih Kebencanaan Terhadap Perilaku Masyarakat Pesisir Pantai.

Undang - Undang Nomor 27 Tahun 2007. “Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau - Pulau Kecil”.

Undang - Undang Nomor 3 Tahun 2013. “Larangan Pengambilan Pasir Dan Batu Di Pesisir Pantai”. Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka.

Wadu, L. B., Kasing, R. N. D., Gultom, A. F., & Mere, K. (2021, April). Child character building through the takaplager village children forum. In 2nd Annual Conference on Social Science and Humanities (ANCOSH 2020) (pp. 31-35). Atlantis Press.

Zamlawi. (2014). Etika Lingkungan Dalam Pembangunan Berkelanjutan. Jakarta : Direktorat Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan & Kebudayaan.

Downloads

Published

2022-09-08

How to Cite

Margareta, M. (2022). Analisis Perilaku Tambang Pasir Masyarakat Ipir Di Pesisir Pantai Yang Berdampak Terjadinya Bencana Abrasi. Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 2(6). https://doi.org/10.56393/konstruksisosial.v2i6.933

Issue

Section

Articles