Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora
https://journal.actual-insight.com/index.php/rhizome
<p><strong>Rhizome: Jurnal Kajian Ilmu Humaniora</strong> adalah jurnal penelitian yang terbit setiap bulan. Rhizome bergerak sebagai jaringan akar keilmuan yang merambah di bidang ilmu-ilmu humaniora, termasuk di bidang antropologi, linguistik, seni klasik & kontemporer, sosial-politik, tradisi lisan, filologi, sastra. Rhizome menyediakan ruang kajian bagi dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan ilmu berupa artikel penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, dan kajian pustaka. Jurnal ini juga mengundang para profesional di dunia pendidikan, penelitian, dan kewirausahaan untuk berpartisipasi dalam menyebarluaskan ide, konsep, teori baru, atau perkembangan ilmu-ilmu kemanusiaan. <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/13514" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 5.</strong></a></p>Actual Insighten-USRhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora 2775-5851Analisis Ejaan dan Fenomena Penggunaan Bahasa dalam Takarir Promosi Kedai Kopi di Instagram Berdasarkan Ejaan yang Disempurnakan Edisi V
https://journal.actual-insight.com/index.php/rhizome/article/view/4632
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ejaan dan fenomena penggunaan bahasa pada takarir promosi akun Instagram kedai kopi di Kabupaten Indramayu berdasarkan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) Edisi V. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi terhadap beberapa akun Instagram kedai kopi. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat dalam takarir promosi yang menunjukkan penggunaan ejaan yang tidak sesuai dengan kaidah EYD Edisi V serta bentuk penggunaan bahasa dalam komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa bentuk penggunaan bahasa yang berkaitan dengan aspek ejaan, meliputi penggunaan kata tidak baku, penulisan kata depan, kata serapan, huruf kapital, singkatan, kata ulang, dan tanda baca. Bentuk yang paling dominan ditemukan adalah penggunaan kata tidak baku. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa dalam takarir promosi media sosial tidak hanya berkaitan dengan penerapan kaidah kebahasaan, tetapi juga menunjukkan adanya kecenderungan penggunaan bahasa yang lebih informal dalam membangun komunikasi dengan pengguna media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian kebahasaan, khususnya mengenai penggunaan bahasa Indonesia dalam konteks komunikasi promosi digital.</p>Viomelia Ihana PutriAnita AnitaNana Triana Winata
Copyright (c) 2026 Viomelia Ihana Putri, Anita Anita, Nana Triana Winata
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-09-042026-09-046111110.56393/rhizome.v6i1.4632