Implementasi Deep Learning dalam Penguatan Karakter Murid pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kupang
DOI:
https://doi.org/10.56393/decive.v5i6.4310Keywords:
Pembelajaran Mendalam, Internalisasi Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, Berpikir Kritis, Pendidikan KarakterAbstract
Penelitian ini bertujuan menerapkan deep learning sebagai pendekatan pembelajaran mendalam berbasis (student-centered, higher-order thinking) melalui inquiry-based learning dan problem-based learning yang berfokus pada isu sosial lokal dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas. Menggunakan metode kualitatif desain studi kasus, subjek penelitian adalah guru dan murid dan data diperoleh dari observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta analisis dokumen, dengan pengukuran pemahaman konseptual murid melalui rubrik kualitatif yang dikonversi menjadi persentase. Pendekatan teacher-centered konvensional yang hafalan-oriented memperlemah internalisasi nilai Pancasila, menyebabkan rendahnya disiplin, intoleransi, dan berpikir kritis. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual dari 78% (deskriptif surface learning) ke 82% (holistik sintetik), partisipasi murid dari 20-30% menjadi 70-80%, serta penguatan karakter integritas, disiplin, tanggung jawab, dan toleransi lewat kerangka deep learning. Kendala meliputi keterbatasan internet, kesiapan guru, ketergantungan pada Artificial Intelligence, dan variasi motivasi. Deep learning terbukti transformatif untuk Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka, dengan rekomendasi pelatihan guru, infrastruktur, dan kolaborasi sekolah-orang tua.
Downloads
References
Abdullah, A. Y. S. (2024). Deep learning dalam pendidikan: Pendekatan pembelajaran konstruktivis. International Social Sciences Journal. https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/download/1444/1435
Aisyi, H. R., Mardiana, P., & Anjani, D. (2025). Analisis pendidikan holistik ditinjau dari aspek intelektual, emosional, psikomotorik, dan spiritual. An-Nidzam: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam, 12(1), 113–131. https://doi.org/10.33507/an-nidzam.v12i1.2868
Alfani, M. F., & Sari, P. S. (2025). Inovasi pembelajaran PPKn berbasis teknologi dalam Kurikulum Merdeka: Solusi menghadapi tantangan abad 21 di SD/MI. IBTIDA’IY: Jurnal Prodi PGMI, 10(2), 145–156.
Andi Nur Isnayanti, P., & Kasmawati, R. (2025). Integrasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam kurikulum sekolah dasar: Tantangan dan peluang. CJPE: Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2).
Diana Rosiyati, R. E., & Ummu Sholihah, M. (2025). Pendekatan deep learning dalam Kurikulum Merdeka. Al-Irsyad: Journal of Mathematics Education, 4(2). https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjme/article/view/270
Dikarsa, A. A. (2024). Inovasi metode pembelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter aktif dan kritis. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 4(3), 149–157. https://doi.org/10.53866/jimi.v4i3.595
Do, A. T. P. N., et al. (2025). Potensi penerapan deep learning dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila: Sebuah tinjauan literatur sistematis. JERKIN: Jurnal Erkin, 4(3). https://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/1613
Dwijantie, J. S. (2025). Pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAUD: Membangun pemahaman mendalam bagi anak usia dini. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1238–1246. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1666
Fajriati, N., Yuliawati, E., Muttaqin, A., & Dewi, R. S. (2025). Analisis tantangan ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam pembelajaran pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(2), 1648–1655.
Farid Wajdi, D. A., et al. (2025). Pendidikan karakter dan moral Pancasila. Widina Media Utama.
Hakim, A. R. (2023). Konsep landasan dasar pendidikan karakter di Indonesia. Journal on Education, 6(1), 2361–2373. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.3258
Halawa, Y. (2025). Penerapan model pembelajaran inquiry learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 4(2), 348–362.
Hamzah, M., Mahelatu, A. R., & Rajaa, Z. G. (2025). Hak memperoleh pendidikan sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(2), 217–227.
Iqbal, M., Panjaitan, A. Y., Helvirianti, E., Nurhayati, N., & Ritonga, Q. S. P. (2024). Relevansi pendidikan karakter dalam konteks pendidikan Islam. Indonesian Research Journal on Education, 4(3). https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.568
Ivona, S. A., Trisiana, A., Nasrulloh, K. J., & Gea, Y. P. K. (2025). Transformasi kompetensi pedagogik guru PPKn dalam implementasi deep learning menuju Indonesia Emas. Raudhah: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 10(3), 1009–1018.
Jayadih, M., Suhardi, H. E., & Rubini, B. (2024). Strategi dan peningkatan kualitas layanan guru. Jakad Media Publishing.
Juliani, A. J., & Bastian, A. (2021). Pendidikan karakter sebagai upaya mewujudkan pelajar Pancasila. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.
Kale, D. Y. A., Mas’ud, F., & Nassa, D. Y. (2025). Urgensi pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa di era digital. Media Sains, 25(1), 9–14.
Kaliongga, A., Iriani, A., & Mawardi, M. (2023). Reintegrasi kearifan lokal Sintuwu Maroso. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2), 117–127. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i2.p117-127
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis 2020–2024.
Mas’ud, F., & Istianah, A. (2025a). Digitalisasi informasi kewarganegaraan. Jurnal Kalacakra, 6(2), 155–160.
Mas’ud, F., & Istianah, A. (2025b). Ekosistem digital dan narasi kebangsaan. Haumeni Journal of Education, 5(1), 18–26.
Mas’ud, F., Izhatullaili, I., Apaut, Y. C., Wibowo, I., & Nassa, D. Y. (2025). Narasi lingkungan dan kewarganegaraan ekologis. Media Sains, 25(2), 16–21.
Mazid, S., Istianah, A., & Mulyani, M. (2025). Meningkatkan kualitas pembelajaran PKn dengan deep learning. Haumeni Journal of Education, 5(1), 49–58. https://doi.org/10.35508/haumeni.v5i1.23073
Murni, S., Untari, M. F. A., & Nuvitalia, D. (2023). Pembentukan karakter profil pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2).
Murtiningsih, I., Untari, A. D., & Luthfi, Z. F. (2024). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam pembentukan generasi berkualitas. Jurnal Global Citizen, 13(2), 86–95. https://doi.org/10.33061/jgz.v13i2.11718
Nakmofa, F. O., et al. (2025). Tantangan pembelajaran PKn di SD era digital. Pendas: Jurnal Pendidikan Dasar, 10(4), 292–302.
Pascal Hitzler, D., & Rudolph, S. (2024). Foundations of semantic web technologies. Chapman & Hall/CRC. https://doi.org/10.1201/9781315374070
Padabain, F., et al. (2023). Inovasi pendidikan pasca Covid-19. Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik, 5(4), 324–334. https://doi.org/10.24036/jmiap.v5i4.824
Polla, A. I., et al. (2024). Strategi pembelajaran moderasi beragama. Jurnal Ilmu Keagamaan dan Humaniora, 1, 48–65.
Purnama, D. (2025). Deep learning: Arah baru Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendas UNPAS. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/download/26589/14539
Teuf, R. M., et al. (2026). Implementasi pendidikan etika dalam pembelajaran PKn. Didaktik, 12(1), 74–83.
Zafirah, Z., Wijaya, M. A., & Rohyana, H. (2025). Strategi deep learning terhadap hasil belajar siswa. Journal of Education, 1(1).
Zain, M., & Akbar, M. S. (2025). Pemanfaatan deep learning dalam kurikulum abad 21. Sisfotenika, 15(2), 209–218. https://doi.org/10.30700/sisfotenika.v15i2.577

