Pengaruh Pembelajaran Berbasis Nilai dan Penguatan Karakter terhadap Internalisasi Nilai Pancasila Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan
DOI:
https://doi.org/10.56393/decive.v5i9.4325Keywords:
Pendidikan Kewarganegaraan Vokasional, Profil Pelajar Pancasila, Internalisasi Nilai Pancasila, Pembiasaan Karakter, Budaya Sekolah KejuruanAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis nilai dan penguatan karakter terhadap internalisasi nilai peserta didik SMK. Kajian ini penting karena pendidikan kejuruan tidak hanya menyiapkan kompetensi teknis, tetapi juga integritas, tanggung jawab, disiplin, dan etika sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 60 peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Gadingrejo. Data dikumpulkan melalui angket Likert lima pilihan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, koefisien determinasi, serta robust standard error. Hasil menunjukkan seluruh variabel berada pada kategori tinggi, instrumen valid dan reliabel, serta persamaan regresi Y = 0,399 + 0,421X1 + 0,504X2. Pembelajaran berbasis nilai dan penguatan karakter berpengaruh positif signifikan terhadap internalisasi nilai, baik parsial maupun simultan, dengan R Square 0,797. Temuan ini menegaskan perlunya pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, pembiasaan karakter, dan refleksi berkelanjutan di sekolah kejuruan secara konsisten dan terarah.
Downloads
References
Ananda, S. R., Hakam, K. A., & Ganeswara, G. M. (2022). Internalisasi sikap hormat dan tanggung jawab melalui kisah hikmah serta keteladanan guru pada pembelajaran daring di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 77–86. https://doi.org/10.21831/jpka.v13i1.46385
Farid, F., & Aziz, R. (2023). Pengembangan karakter tanggung jawab siswa melalui penguatan aktivitas guru di dalam kelas. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 114–121. https://doi.org/10.21831/jpka.v14i2.57985
Hidayah, Y., Suyitno, S., & Ali, Y. F. (2021). A study on interactive-based learning media to strengthen the profile of Pancasila student in elementary school. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 6(2), 283–291. https://doi.org/10.26618/jed.v6i2.5591
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Marzuki, M., & Samsuri, S. (2022). The strategy of three education centers for strengthening character education in Indonesia in the era of Industrial Revolution 4.0. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(1), 119–133. https://doi.org/10.21831/jc.v19i1.40325
Mazid, S., Komalasari, K., Abdulkarim, A., Rahmat, R., Abqa, M. A. R., & Wulansari, A. (2024). Integration of Pancasila student profile with civic disposition: Building character for democratic citizenship. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 9(4), 522–537. https://doi.org/10.26618/jed.v9i4.16175
Nur, J., Syahrir, M., Sanjaya, D. B., Ya’kub, Y., & Jafar, S. A. (2023). The integration of Pancasila values in building students’ character as an effort to prevent lost generation at SMP Muhammadiyah 1 Makassar. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 8(3), 361–372. https://doi.org/10.26618/jed.v8i3.11906
Pangalila, T., & Fatimah, S. (2023). The influence of civic education learning and the Pancasila student profile program on improving ideological values understanding. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(2), 359–369. https://doi.org/10.21831/jc.v20i2.61511
Parwati, Y., Saylendra, N. P., & Nugraha, Y. (2023). Efektivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan civic disposition siswa pada Kurikulum Merdeka. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(9), 310–316. https://doi.org/10.56393/decive.v3i9.1782
Prasetiyo, W. H., Naidu, N. B., Tan, B. P., & Sumardjoko, B. (2022). “It really needs to be given to students”: Digital citizenship understanding amongst student teachers qualitative NVivo analysis. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(1), 9–20. https://doi.org/10.21831/jc.v19i1.46888
Ruskialan, R., Ahmad, J. B., Suardi, S., & Syahrir, M. (2025). Analysis of the implementation of citizenship competence in the civics education curriculum at the junior high school level in Bima Regency. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 10(2), 184–194. https://doi.org/10.26618/jed.v10i2.18027
Ruyadi, Y., Hadianto, D., Nugraha, D. M., Praja, W. N., Dahliyana, A., & Supriyono, S. (2023). Challenges and strengthening the role of Pancasila ideology in the reform era through increasing literacy. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(2), 312–321. https://doi.org/10.21831/jc.v20i2.63991
Setyawan, A. E., Anyan, A., & Rifai, M. (2024). Kesiapan soft skills siswa sekolah menengah kejuruan swasta dalam menghadapi dunia kerja. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(4), 1227–1239. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i4.4639
Sunariati, D. (2023). Perwujudan pendidikan karakter peserta didik kelas XII dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(1), 23–30. https://doi.org/10.56393/decive.v3i1.1841
Sunarso, S., Hidayah, Y., Firmansyah, A., & Arpannudin, I. (2024). Content analysis of Pancasila and civic education curriculum at the junior high school level in Indonesia: Philosophical perspectives in affirming civic identity. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(1), 98–106. https://doi.org/10.21831/jc.v21i1.63161
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Yusuf, N., Wibowo, A. P., & Budiono, B. (2024). Digital citizenship education: Pancasila as a source of digital ethics in Indonesia. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 9(1), 70–83. https://doi.org/10.26618/jed.v9i1.11721

