Melampaui Legalitas Administratif: Sintesis Etika Magnis-Suseno dalam Menakar Integritas Kebijakan Makan Bergizi Gratis
DOI:
https://doi.org/10.56393/decive.v6i1.4353Keywords:
Integritas Kebijakan, Legalitas Administratif, Franz Magnis-Suseno, Makan Bergizi Gratis, Etika Tanggung JawabAbstract
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah idealnya menjadi wujud kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan rakyat. Namun, munculnya berbagai polemik seperti kasus keracunan makanan dan inefisiensi anggaran mengindikasikan adanya krisis etika di tingkat pengelola. Penelitian ini bertujuan membedah nihilnya etika normatif dalam tata kelola kebijakan tersebut melalui perspektif filsafat moral Franz Magnis-Suseno. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan (orang tua murid, siswa, dan pengamat sosial) serta observasi terhadap fenomena polemik kebijakan di ruang publik. Teknik analisis data menggunakan pembacaan tekstual, verstehen, dan interpretasi filosofis untuk mensintesis data empiris dengan karya Etika Dasar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kegagalan kebijakan berakar pada hilangnya "rumah etika" di hulu pengambilan keputusan yang merusak martabat manusia demi ambisi teknokratis. Novelty penelitian ini terletak pada tawaran restorasi moral melalui reprioritasi anggaran berbasis etika kepedulian dan internalisasi nilai filosofis sebagai solusi atas dehumanisasi birokrasi dalam program MBG.
Downloads
References
Aan Pratiwi , I., Purba, R. ., & Rahayu, N. A. (2025). Penyebab Keracunan dan Dinamika Disinformasi pada Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Lingkungan Sekolah . Journal of Elementary Education Innovations, 1(1), 26–32. Retrieved from https://pandas-pasca.unpak.ac.id/index.php/pandas/article/view/6
Azzahra, M. S., Nursanti, S., & Arindawati, W. A. (2025). Analisis framing pemberitaan pro dan kontra Program Makan Bergizi Gratis. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 12(2), 775-788. https://doi.org/10.37676/professional.v12i2.9862
Dama, M., Mayasari, A. D., & Situmorang, L. (2025). The Controversy of the Free Meal Programme in the General Election 2024 in Indonesia. DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education, 2(3), 179-191. https://doi.org/10.69875/djosse.v2i3.200
Fikri, A. (2025). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dalam Perspektif Konstitusionalisme. Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum, 10(2), 437-459. https://doi.org/10.24967/jcs.v10i2.4576
Gultom, A. F. (2024). Objektivisme Nilai dalam Fenomenologi Max Scheler. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 4(4), 141–150. https://doi.org/10.56393/decive.v4i4.2107
Hardiman, F. B. (2009). Demokrasi deliberatif: Menimbang negara hukum dan ruang publik dalam teori diskursus Jürgen Habermas. Kanisius.
Hardiman, F. B. (2020). Franz Magnis-Suseno, etika dialog dan penalaran publik agama-agama. International Journal of Public Theology, 14(2), 187–205. https://doi.org/10.1163/15697320-12341611
Haryatmoko. (2022). Etika publik dan integritas pejabat dalam perspektif Franz Magnis-Suseno. Jurnal Etika Kontemporer, 12(2), 112–130.
Keraf, A. S. (2010). Etika publik: Jalan menuju integritas birokrasi. Kompas.
Kiftiyah, A., Palestina, F. A., Abshar, F. U., & Rofiah, K. (2025). Program makan bergizi gratis (MBG) dalam perspektif keadilan sosial dan dinamika sosial–politik. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 5(1), 101-112. https://doi.org/10.52738/pjk.v5i1.726
Lumbanraja, V., Rustiyana, R., Ibrahim, A. H. H., & Riyanto, A. (2025). Reformasi Birokrasi dan Inovasi Pelayanan Publik di Indonesia: Konsep, Perkembangan, Prinsip dan Peran. Star Digital Publishing.
Magnis-Suseno, F. (1986). Kuasa dan Moral. Gramedia Pustaka Utama.
Magnis-Suseno, F. (1987). Etika Dasar: Masalah-masalah Pokok Filsafat Moral. Kanisius.
Magnis-Suseno, F. (2016). Etika Politik: Prinsip-prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Gramedia Pustaka Utama.
Pratiwi, I. A., Purba, R., & Rahayu, N. A. (2025). Penyebab Keracunan dan Dinamika Disinformasi pada Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Lingkungan Sekolah. Journal of Elementary Education Innovations, 1(1), 26-32.
Rahmawati, S., & Nowanda, D. (2025). Peran Etika Dalam Mewujudkan Good Governance. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(1), 324-333. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i1.53
Saga, B., Nurhasan, Y., Septanta, R., & Khuzaeni, K. (2026). Pengaruh Moralitas Pajak, Good Governance dan Budaya Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management and Business, 9(1), 343-349. https://doi.org/10.37481/sjr.v9i1.1350
Sari, I. D. A., Abadi, M. T., Usman, I., & Hartini, S. (2025). Dua Wajah Etika: Menelusuri Moralitas di Balik Organisasi Profit, Non-Profit, dan Lembaga Publik. CV Eureka Media Aksara.
Spaltani, B. G. (2024). Digitalisasi Birokrasi dan Pengaruhnya Terhadap Etika Pejabat Publik. Jurnal Suara Keadilan, 25(1), 26–39. https://doi.org/10.24176/sk.v25i1.13353
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suryono, A. (2023). Akuntabilitas Moral dalam Implementasi Program Jaminan Sosial. Jurnal Administrasi Publik 15(3), 201-215. https://doi.org/10.31289/jap.v13i2.10125
Tempo. "Kepala BGN Ungkap Posisi Ribuan Motor Listrik MBG Saat Ini." Tempo.co, diakses April 15, 2026. https://www.tempo.co/politik/kepala-bgn-ungkap-posisi-ribuan-motor-listrik-mbg-saat-ini-2127975.
Yelvianti, T. (2025). Efektivitas Program Makan Gizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo terhadap Kualitas Gizi dan Pendidikan para Siswa di Indonesia. Jurnal Sehat Mandiri, 20(2), 288-298. https://doi.org/10.33761/jsm.v20i2.2030

