Header Background
Articles |
|
Published
22 February 2024

Pandangan Teologis Warga Jemaat Tentang Sisa Anggur Perjamuan Kudus Dipercaya Dapat Menangkal Ilmu Hitam

  • Nimrot Panggoa
    Institut Agama Kristen Negeri Toraja
  • Oktafiani Dewi
    Institut Agama Kristen Negeri Toraja
  • Yorin Mangesu
    Institut Agama Kristen Negeri Toraja

DOI:

https://doi.org/10.56393/intheos.v4i4.2015
  • Perjamuan kudus merupakan suatu ritual yang sampai saat ini masih dilakukan oleh Gereja. Tidak hanya sampai disitu, dikalangan Gereja Perjamuan kudus dimaknai sebagai aktivitas yang didalamnya memiliki nilai kesakralan, hal ini tentunya berkaitan erat pada pemaknaan tentang Perjamuan Kudus. Sisa anggur yang digunakan dalam perjamuan Kudus, memiliki makna tersendiri bagi warga Jemaat di GTM Jemaat Pokko’ Klasis Mamullu.  Tulisan ini berangkat dari latar belakang terjadinya praktek penggunaan sisa anggur perjamuan kudus yang digunakan majelis sebagai suatu alat penangkal ilmu hitam tentunya hal demikian penulis tertarik untuk meneliti. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menganalisis serta pengumpulan data dengan sejumlah informan. Berdasarkan hasil penelitian yang ada maka peneliti menyimpulkan bahwa, dalam penggunaan sisa anggur perjamuan kudus dipandang sekedar alat yang dipercaya memiliki kuasa dari Allah sendiri yang dapat menangkal ilmu hitam dan sebagai alat pelindung diri saat melakukan perjalanan sendirian di malam hari. Kuasa Tuhan yang bekerja didalamnya bukan kuasa lain manapun dan sisa anggur hanya sebagai alat saja.

  • Aritonang, Jan. 2008. Berbagai Aliran Dii Dalam Dan Di Sekitar Gereja (Jakarta: BPK. Gunung ,Mulia, 2008),. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

    Baskoro, Paulus Kunto. 2021. “Pandangan Teologi Tentang Teologi Reformasi Dan Aplikasinya Bagi Kekristenan Masa Kini.” Jurnal Teologi (JUTEOLOG).

    Boland, G.C. Van Niftrik B.J. 2013. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

    Browning, W.R.F. 2014. Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

    F.W.Dilistone. 2002. Daya Kekuatan Simbol. Yogyakarta: Kanasius.

    I.H.Enklaar, H. Berkhof. 2013. Sejarah Gereja. Jakarta: Gunung Mulia.

    Kusradi, Sri Wahyuni. 2020. “Pengenalan Akan Nama Allah Sebagai Peneguhan Iman Dalam Masa Kesesakan.” SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual.

    M. bons-Strom. 2019. Apakah Penggembalaan Itu? Jakarta: BPK Gunung Mulia.

    Naat, Dominggus E. 2020. “Tinjauan Teologis-Dogmatis Tentang Sakramen Dalam Pelayanan Gerejawi.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen.

    Oist, E.H.Van. 1996. Alkitab Dan Liturgi. Jakarta: Gunung Mulia.

    Pr, E. Martasudjita. 2003. Sakramen-Sakramen. Yogyakarta: Kanisius.

    Prince, Joseph. 2006. Keselamatan Dan Pemulihan Total Melalui Perjamuan Kudus. Singapore: Light Publishing.

    Rakajat, Ajat. 2018. Pendekatan Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Deepublish.

    Simamora, Ridwan Henry. 2012. “Gereja Dan Transformasi Kristen Suatu Tinjauan Kritis Terhadap Misi Gerakan Transformasi.” Missio Ecclesiae.

    Wauran, Queency Christie. 2014. “Teologi Perjamuan Kudus Menurut Luther, Zwingli, Dan Calvin.” researchgate.net.

    William, Mensies W., and Horton M Stenley. 1998. Doktrin-Doktrin Alkitab. Malang: Gandum Mas.

  • Downloads

    Download data is not yet available.

How to Cite

Panggoa, N., Dewi, O., & Mangesu, Y. (2024). Pandangan Teologis Warga Jemaat Tentang Sisa Anggur Perjamuan Kudus Dipercaya Dapat Menangkal Ilmu Hitam. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 4(4), 117–127. https://doi.org/10.56393/intheos.v4i4.2015

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

                 
e-ISSN : 2775-7676                  p-ISSN : 2776-7450

Indexed by:

Indexed by: