Header Background
Articles |
|
Published
27 July 2025

Filsafat Gotong Royong di Era Global: Transformasi Filantropi Keagamaan menjadi Solidaritas Kewarganegaraan

  • Andri Fransiskus Gultom
    Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

DOI:

https://doi.org/10.56393/intheos.v5i7.4178
  • Penelitian ini bertujuan untuk merekonseptualisasi filsafat Gotong Royong sebagai jembatan antara praktik filantropi keagamaan dan solidaritas kewarganegaraan di tengah arus individualisme global. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi filosofis, penelitian ini membedah transformasi nilai-nilai altruisme religius menuju aksi sipil yang inklusif dalam bingkai Pancasila. Kebaruan penelitian ini terletak pada tawaran konsep "Solidaritas Teo-Sivik", di mana filantropi tidak lagi dipandang sekadar sebagai kewajiban teologis privat, melainkan sebagai instrumen politik kewarganegaraan yang memperkuat kohesi sosial di masyarakat multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi filantropi keagamaan di Indonesia telah menggeser batas-batas eksklusivitas komunal menjadi gerakan kemanusiaan lintas iman yang berbasis pada keadilan sosial. Revitalisasi filosofis Gotong Royong, dalam penelitian ini krusial untuk mencegah segregasi sosial, sekaligus memosisikan Pancasila sebagai sistem etika global yang mampu mensinergikan identitas transenden dengan tanggung jawab imanen sebagai warga negara. Konsep ini memberikan kontribusi teoretis baru dalam studi kewarganegaraan pasca-sekular. Secara praktis, temuan ini menawarkan peta jalan bagi penguatan resiliensi nasional melalui sinkronisasi antara kebijakan publik dan energi spiritual di era global.

  • Adiyani, L. K., & Khusyairi, J. A. (2025). Consumption practices of thrifting: Cultural materialism analysis of consumer perspectives Praktik konsumsi thrift: Analisis cultural materialism dari perspektif konsumen. Jurnal Sosiologi Dialektika Vol, 20(1), 87-100. https://dx.doi.org/10.20473/jsd.v20i12025.87-100

    Anindya, L. M., & Lim, M. (2025). Pluralism As The Foundation of National Life From The Perspective of Pancasila Values. Journal of Social Science (JoSS), 4(11), 731-743. https://doi.org/10.57185/f3vqpq50

    Arendt, H. (1958). The Human Condition. University of Chicago Press.

    Arjomand, S. A. (2024). Religious philanthropy and the challenges of global social justice. Journal of Global Ethics, 20(1), 88-105.

    Asmaroini, A. P., & Fitricahyani, A. (2024). Tantangan Identitas Nasional di Era Disrupsi: Analisis Filsafat Pancasila terhadap Arus Neoliberalisme. Jurnal Integrasi Moral dan Etika, 6(1), 12-25.

    Casanova, J., & Taylor, C. (2023). Faith in the Public Square: Post-Secular Solidarity in a Global Age. Oxford University Press.

    Creswell, J. W. (2007). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing among Five Approaches. Thousand Oaks, CA: Sage.

    Daffana, A. R. (2024). Harmonizing Pancasila with Noble Technological Values amidst Digitalization. Journal of Digital Law and Policy, 3(2), 110-118. https://doi.org/10.58982/jdlp.v3i2.571

    Eversberg, D. (2021). From democracy at others’ expense to externalization at democracy’s expense: Property-based personhood and citizenship struggles in organized and flexible capitalism. Anthropological Theory, 21(3), 315-340.

    Fauzi, A., & Handayani, T. (2024). Teologi Inklusif dalam Bingkai Pancasila: Transformasi Kesalehan Individu menjadi Solidaritas Sosial. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 11(1), 89-104.

    Gadamer, H.-G., and Linge, D. E. (2008). Philosophical Hermeneutics. Berkeley, CA: University of California Press.

    Gultom, A. F. (2024). Objektivisme Nilai dalam Fenomenologi Max Scheler. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 4(4), 141–150. https://doi.org/10.56393/decive.v4i4.2107

    Habermas, J. (1996). Between facts and norms: Contributions to a discourse theory of law and democracy (W. Rehg, Trans.). MIT Press.

    Habibi, M. (2022). Pancasila dan Tantangan Globalisme: Perspektif Filsafat Politik. Rajawali Pers.

    Hakim, L. (2021). Moderasi beragama sebagai basis solidaritas sosial dalam perspektif Pancasila. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(2), 145-158.

    Harahap, N. R., Gajah, N. B., Harahap, H. S., & Jannah, F. (2025). Transforming Character Education through Islamic Philosophy in the Modern Era. FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman, 11(2), 199-220. http://dx.doi.org/10.24952/fitrah.v11i2.16965

    Hidayat, R., & Sugianto, A. (2023). Filantropi Digital dan Tantangan Eksklusivisme Baru: Tinjauan Kritis terhadap Gerakan Filantropi Berbasis Agama di Indonesia. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 8(2), 112-127.

    Kaelan. (2020). Filsafat Pancasila: Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. Paradigma.

    Kymlicka, W. (1995). Multicultural citizenship: A liberal theory of minority rights. Oxford University Press.

    Latif, Y. (2018). Mata Air Keteladanan: Pancasila dalam Etika dan Kekuasaan. Mizan.

    Misrawi, Z. (2021). Pancasila sebagai Teologi Pembebasan: Agama di Ruang Publik. Penerbit Buku Kompas

    Moustakas, C. (1994). Phenomenological Research Methods. Thousand Oaks, CA: Sage.

    Mulyono, A. (2021). Digitalization of zakat and social resilience during global crisis: A socio-philosophical review. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 11(2), 45-59.

    Nurhadi, M. (2024). Transformasi Teologis ke Ruang Publik: Menakar Potensi Filantropi Islam dalam Memperkuat Civic Virtue. Analisa: Journal of Social Science and Religion, 9(1), 45-60.

    Pratama, I. S. (2025). Resiliensi Sosial dan Ketahanan Nasional: Mengintegrasikan Filantropi ke dalam Kebijakan Kewarganegaraan. Jurnal Ketahanan Nasional Indonesia, 31(1), 15-30.

    Raharjo, S. (2023). Revitalizing Gotong Royong in the 21st century: Civic education and the formation of national character. International Journal of Civic Studies, 15(1), 112-128.

    Rasyid, H., & Fadli, M. (2023). Tantangan Globalisme terhadap Solidaritas Komunal: Perspektif Filsafat Politik tentang Kewarganegaraan. Jurnal Diskursus Politik, 9(2), 210-225.

    Santoso, G. (2023). Reaktualisasi Nilai Pancasila dalam Membangun Civic Virtue di Era Pasca-Kebenaran. Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, 11(2), 432-446.

    Smith, J., & Wijaya, H. (2022). Interfaith philanthropy and social capital in Southeast Asia: A comparative study. Asian Journal of Philosophy and Religion, 9(3), 201-218.

    Suryono, H. (2022). Konstruksi identitas sipil-religius dalam praktik kewarganegaraan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(1), 33-47.

    Wibowo, A., Pratama, S., & Kusuma, D. (2022). Re-thinking Philanthropy: Integrasi Nilai-Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan dalam Kerangka Keadilan Sosial Pancasila. Jurnal Etika dan Kebijakan Publik, 4(3), 201-215.

    Yeganeh, H. (2024). Conceptualizing the Patterns of Change in Cultural Values: The Paradoxical Effects of Modernization, Demographics, and Globalization. Social Sciences, 13(9), 439. https://doi.org/10.3390/socsci13090439

    Yunas, N. S. (2024). The Existence of Pancasila Values and its Threats in the Digital Space of the Millenial Generation. Journal of Civics and Moral Studies, 9(1), 1-12. https://doi.org/10.26740/jcms.v9n1.p1-12

  • Downloads

    Download data is not yet available.

How to Cite

Gultom, A. F. (2025). Filsafat Gotong Royong di Era Global: Transformasi Filantropi Keagamaan menjadi Solidaritas Kewarganegaraan. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 5(7), 285–293. https://doi.org/10.56393/intheos.v5i7.4178

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

                 
e-ISSN : 2775-7676                  p-ISSN : 2776-7450

Indexed by:

Indexed by: