Membaca Iman di Luar Kata: Media Audio-Visual sebagai Ruang Belajar Pendidikan Agama Kristen bagi Anak Berkebutuhan Khusus
-
Universitas Kristen Indonesia
-
Universitas Kristen Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.56393/intheos.v5i7.4211-
Anak berkebutuhan khusus sering mengalami kesulitan dalam memahami iman karena pembelajaran Pendidikan Agama Kristen cenderung didominasi pendekatan verbal seperti ceramah, pembacaan Alkitab, dan penjelasan konseptual yang kurang selaras dengan karakteristik belajar mereka. Artikel ini bertujuan menganalisis media audio-visual sebagai ruang belajar iman yang melampaui pendekatan berbasis kata, khususnya bagi anak dengan hambatan komunikasi dan kognitif ringan hingga sedang, seperti autisme dan kesulitan belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur yang bersifat konseptual-kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa media audio-visual berperan sebagai medium pedagogis yang memediasi pengalaman iman secara non-verbal melalui visualisasi, narasi audio, gambar, serta simbol-simbol religius yang lebih mudah dipahami peserta didik. Pembelajaran iman di luar kata tidak hanya menjadi alternatif metodologis, tetapi juga pendekatan pedagogis yang memiliki dasar teologis dan relevansi praktis dalam pengembangan pendidikan agama Kristen yang inklusif. Artikel ini mengimplikasikan pentingnya integrasi film Alkitab, animasi, gambar naratif, dan cerita digital sebagai strategi pembelajaran kontekstual bagi guru Pendidikan Aagama Kristen.
-
Biasa, D. P. L. (2007). Pedoman penyelenggaraan pendidikan inklusif. Depdiknas.
Biasa, D. P. L. (n.d.). Pedoman penyelenggaraan pendidikan inklusif.
Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2016). E-learning and the science of instruction: Proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning (4th ed.). Wiley.
Delphie, B. (2019). Pembelajaran anak berkebutuhan khusus. PT Refika Aditama.
Dharmasraya, K., Anjeli, M., et al. (2022). Penggunaan media audio-visual dalam pembelajaran PAI pada siswa tunagrahita di SLB Koto Agung. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6, 623–632.
Dss, T. (2025). Menafsir ulang iman anak berkebutuhan khusus: Kajian literatur teologi disabilitas konteks Indonesia. Jurnal Teologi, 2(2), 168–182.
Efendi, M. (2006). Pengantar psikopedagogik anak berkelainan. Bumi Aksara.
Groome, T. H. (2011). Christian religious education: Sharing our story and vision. Jossey-Bass.
Haq, A. (2021). Karakteristik anak dengan gangguan spektrum autisme dalam proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan Khusus, 17(2), 110–113.
Hariyanto, Y. (2025). Peluang dan tantangan iman Kristen dalam bingkai teologi. Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 3(2), 145–154.
Kelogisan, P., Hura, M., & Fridawati, W. (2022). Tinjauan filosofis terhadap wawasan dunia Kristen. Jurnal Teologi Injili, 2(2), 151–163.
Kindangen, M., Tulung, J. M., & Massang, B. (2022). Media audio visual dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen: Studi tentang motivasi belajar siswa di masa pandemi. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(1), 337–343. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i1.2050
Kristianto, P. E. (2019). Sumbangsih pendidikan agama Kristen bagi keadilan difabilitas. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 15(1), 58–72.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Menge, C. D., Mawa, H. A., Ines, M., Pare, T., & Baka, M. Y. (2023). Pendidikan inklusi dalam praktik pembelajaran. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1, 31–39.
Missa, F. S., Dingu, D. U., & Meneses, A. (2021). Efektivitas penggunaan media audio-visual dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(1), 38–45.
Mitchell, D. (2014). What really works in special and inclusive education: Using evidence-based teaching strategies (2nd ed.). Routledge.
Mokalu, F. S. S. S., & Siang, J. L. (2024). Technology-based media in faith learning for students with special needs. International Journal of Education, Information Technology and Others, 7(3), 246–263.
Nainggolan, M. (2022). Hakikat pendidikan iman dalam konteks Kristen. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 19.
Pazmiño, R. W. (2008). Foundational issues in Christian education. Baker Academic.
Pedoman pendidikan inklusif. (n.d.). Direktorat Pendidikan Luar Biasa.
Poerti, & Arifianto, Y. A. (2024). Strategi pembelajaran guru PAK dalam menanamkan nilai moral dan spiritual pada anak berkebutuhan khusus. Jurnal Murid Kristus, 1(1), 39–56.
Pulo, H. M., Keban, Y. B., & Tukan, P. (2025). Implementation of audio-visual media in enhancing Catholic religious education learning motivation. International Journal of Christian Education and Philosophical Inquiry, 2(3), 104–110.
Rollin, A. N., & Ndeo, J. (2024). Penyandang disabilitas sebagai tubuh Kristus. Vox Veritatis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 22–31.
Stefanus, D. (2020). Pendidikan agama Kristen dan transformasi spiritualitas. Andi.
Sumual, E. N., & Arifianto, Y. A. (2024). Kepemimpinan Kristen sebagai katalisator dalam pendidikan inklusif. Epigraphe: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, 8(2).
Sunaryo, S. (2007). Intervensi dini anak berkebutuhan khusus. Depdiknas.
Suyitno. (2021). Pemanfaatan media audio visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 7(2), 45–46.
Telaumbanua, Y. M. (2020). Media pembelajaran dalam pendidikan agama Kristen. Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 2(1), 60–61.
Zai, V., Telaumbanua, S., et al. (2023). Iman yang bertanggung jawab: Implikasinya bagi kehidupan umat percaya. Filadelfia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 4(1), 495–505.
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
-
Downloads
Download data is not yet available.
How to Cite

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

e-ISSN : 2775-7676 p-ISSN : 2776-7450
Indexed by:
Indexed by:







