Artificial Intelligence dan Krisis Air: Tinjauan Etis-Teologis dalam Perspektif Viriditas Hildegard von Bingen
-
Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
-
Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
-
Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
DOI:
https://doi.org/10.56393/intheos.v5i10.4390-
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar terhadap sistem kerja manusia dalam berbagai sektor kehidupan. Meskipun demikian, AI juga menimbulkan persoalan etis-ekologis yang signifikan berkaitan dengan konsumsi energi, penggunaan sumber daya, dan dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan. Artikel ini bertujuan menganalisis implikasi ekologis AI dalam hubungannya dengan krisis air menggunakan konsep viriditas Hildegard von Bingen. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif melalui pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur yang relevan mengenai AI, krisis air, serta refleksi etis-teologis berkaitan dengan konsep viriditas Hildegard. Tujuannya adalah mengungkapkan hubungan antara perkembangan teknologi dan krisis air, serta mendapatkan sebuah landasan etis-spiritual bagi penggunaan AI berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital, termasuk AI, perlu disertai tanggung jawab moral dan kepedulian ekologis. Pemikiran Hildegard tentang relasi harmonis manusia dan alam, yang diperkaya Laudato si’. Dalam konteks pendinginan pusat data, viriditas memandang infrastruktur digital sebagai ruang hidup ciptaan yang terus mengalirkan daya kehidupan.
-
Afandi, A. R., & Kurnia, H. (2023). Revolusi Teknologi: Masa Depan Kecerdasan Buatan (AI) dan Dampaknya Terhadap Masyarakat. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 3(1), 9–13. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v3i1.1837
Barbierato, E., & Gatti, A. (2024). Toward Green AI: A Methodological Survey of the Scientific Literature. IEEE Access, 12(February), 23989–24013. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2024.3360705
Basri, W. (2025). Transforming Ethical Regulation of Artificial Intelligence in Islamic Banking: A Maqashid Shariah Perspective in the Digital Era. Sipakainge: Islamic Science-Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah Dan Pengembanga, 3, 56–72. https://doi.org/https://doi.org/10.35905/sipakainge.v3i1.14599
Bingen, von H. (n.d.). Liber Vitae Meritorium. (terj. Bruce W. Hozeski). Oxford University Press.
Bingen, von H. (1990). Scivias (B. J. Newman, Ed.). Paulist Press.
Dorkas Me, D., Suhadi, & Purwonugroho, D. P. (2025). Konstruksi Teologis tentang Tanggung Jawab Ekologis dalam Pembacaan Kejadian 1:26–28. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 9(1), 9–19. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v9i1.534
Fransiska, G., Sari, A., & Yolanda, D. (2024). Krisis Air Menangani Penyedian Air Bersih di Dunia yang Semakin Kekurangan Sumber Daya. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING Jurnal Ilmiah Research Student Vol.1, 1(5), 334–341. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jirs.v1i5.1373 KRISIS
Furchert, A. (2024). Cosmic Partnership : Hildegard of Bingen ’ s vision of an integral ecology. The Journal of Social Encounters, 8(2), 310–326. https://doi.org/https://digitalcommons.csbsju.edu/social_encounters Part
Gunyol, B. (2025). Google Data Centers Used Nearly 6B Gallons of Water in 2024. Anadolu Agency.
Harteloh, P. (n.d.). Hildegard of Bingen: Philosophical Life and Spirituality. Religion, 15. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/rel15040506
Hartono, S., Sonianto, & Fatoni. (2024). Dampak implementasi artificial intelligence terhadap proses bisnis dan pengambilan keputusan di perusahaan teknologi. Technologia: Jurnal Ilmiah, 15(4), 735–741. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.31602/tij.v15i4.16138
Healthy Hildegard. (n.d.). What is Hildegard’s Viriditas. Healthy Hildegard. Retrieved May 12, 2026, from https://www.healthyhildegard.com/hildegards-viriditas/
Li, P., Yang, J., Islam, M. A., & Ren, S. (2025). Making AI Less “Thirsty”: Uncovering and Addressing the Secret Water Footprint of AI Models. 1–10. http://arxiv.org/abs/2304.03271
Loureiro, S. M. C., Guerreiro, J., & Tussyadiah, I. (2021). Artificial intelligence in business: State of the art and future research agenda. In Journal of Business Research (Vol. 129). https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.11.001
Lugu, suryaman & I. B. (2025). Imago Dei di Era Artificial Intelligence: Refleksi Teologis tentang Relasi Tuhan, Manusia, dan Teknologi. DOREA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 86–106.
Mai, R. E. I., Ilmu, J., Dan, T., Kristen, P., Laoli, O., Pogo, B. A., Saer, S. N., Kurniawan, J., Tinggi, S., & Ekumene, T. (2024). AI Dalam Gereja : Mengungkap Peluang AI Bagi Pertumbuhan Iman Jemaat Dalam Gereja. 2(1), 75–84.
Marr, B. & M. W. (2021). Artificial Intelience in Practice Bagaimana 50 perusahaan Sukses Menggunakan Artificial Intelligence (penerjemah: Irene Christin). Gramedia.
Ngabalin, M. (2020). Ekoteologi : Tinjauan Teologi Terhadap Keselamatan Lingkungan Hidup. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(2), 118–134. https://doi.org/10.46348/car.v1i2.22
Paus Fransiskus. (2016). Laudato si’ Terpujilah Engkau” (O. terj. Martin Harun, Ed.). DOKPEN KWI.
Prasetya, R. N. A. K. U. R. L. W. (2024). Etika dalam Pengembangan Artificial Intelligence : Tinjauan Pedoman dan. JUWARA Jurnal Wawasan Dan Aksara, 4(1), 240–253. https://doi.org/https://doi.org/10.58740/juwara.v4i1.271
Prem, E. (2023). From ethical AI frameworks to tools: a review of approaches. AI and Ethics, 3(3), 699–716. https://doi.org/10.1007/s43681-023-00258-9
Puling, H. (2025). Refleksi Teologis Tentang Integrasi Kecerdasan Buatan Dalam Pendidikan Agama Kristen di Era Algoritma. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 181–190. https://doi.org/10.69748/jrm.v3i2.376
Setiadi, D. G. M. N. M. Z. H. (2023). Pemeliharaan Lingkungan : Kajian Perbandingan Antara Ensiklik Laudato Si dan Teologi Lingkungan Muhammadiyah. Integritas Terbuka Peace and Interfaith Srudies, 2, 85–98. https://doi.org/https://doi.org/10.59029/int.v2i2.16
Skipworth, H. (2021). Signs of Life : Images of the living world in Honorius Augustodunensis and Hildegard of Bingen.
Strubell, E., Ganesh, A., & McCallum, A. (2020). Energy and policy considerations for deep learning in NLP. ACL 2019 - 57th Annual Meeting of the Association for Computational Linguistics, Proceedings of the Conference, (1), 3645–3650.
Sulaiman, A. (2024). Peran AI dalam Membangun Kesadaran Ekologis pada Peserta Didik Melalui Pendidikan Agama Islam. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 1(2), 199–207. https://doi.org/10.38073/pelita.v1i2.1839
Tegmark, M. (2021). LIFE 3.0 Menjadi Manusia Pada Era Kecerdasan Buatan. PT Elex Media Komputindo.
Tukan, P. B. (2023). Pertobatan Ekologis Sebagai Upaya Pemulihan Moral Bangsa: Tinjauan Ensiklik Laudato si’ Paus Fransiskus. Akademika, 22, 50–64.
Verdecchia, R. (2023). A systematic review of Green AI. (April), 1–26. https://doi.org/10.1002/widm.1507
Wahdi, A. N. (2026). Tantangan Emisi Karbon: Urgensi Kebijakan Pusat Data Berwawasan Lingkungan di Indonesia. Proceeding Legal Symposium, 4(1), 407–418.
Waruwu, N. Y. A. R. D. Y. P. J. S. (2024). Strategi Penatalayanan Gereja dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi. Ritornea: Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 4, 164–178.
Yusri, M., Maulita, Y., & Sembiring, H. (2024). Penerapan IoT dalam Monitoring dan Pengendalian Kualitas Air. Repeater: Publikasi Teknik Informatika Dan Jaringan, 2(4), 231–242.
Zdravkova, K. (2019). Reconsidering human dignity in the new era. New Ideas in Psychology, 54(January 2018), 112–117. https://doi.org/10.1016/j.newideapsych.2018.12.004
-
Downloads
Download data is not yet available.
How to Cite

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

e-ISSN : 2775-7676 p-ISSN : 2776-7450
Indexed by:
Indexed by:







