Implementasi Nilai Hukum Kasih Matius 22:39 sebagai dasar dalam Pembentukan Karakter Anti-Bullying pada Anak Usia Dini
-
Sekolah Tinggi Teologi Injili Jakarta
-
Universitas Kristen Indonesia
-
Sekolah Tinggi Teologi Injili Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.56393/intheos.v5i11.4472-
Perilaku bullying pada anak usia dini menunjukkan adanya masalah hubungan sosial, lemahnya pembentukan karakter dalam lingkungan pendidikan. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada perkembangan emosional anak, tetapi juga memengaruhi kemampuan anak dalam membangun hubungan sosial yang sehat. Meskipun berbagai penelitian telah membahas pendidikan karakter dan pencegahan bullying pada anak usia dini, kajian yang secara khusus mengintegrasikan ajaran kasih dalam Matius 22:39 masih terbatas dalam perspektif Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ajaran kasih berdasarkan Matius 22:39 dalam membentuk karakter anti-bullying pada anak usia dini. Ayat ini dipilih karena secara eksplisit menegaskan prinsip mengasihi sesama seperti diri sendiri sehingga relevan sebagai dasar teologis yang mendorong sikap empati, penghormatan terhadap sesama, relasi sosial yang harmonis serta pencegahan perilaku bullyingmanusia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ajaran kasih melalui keteladanan, pembiasaan, penguatan perilaku positif, dan pembelajaran berbasis nilai Kristiani mampu mengembangkan empati, kepedulian, penghargaan terhadap sesama, serta pengendalian perilaku agresif pada anak. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan Pendidikan Agama Kristen melalui penguatan model pendidikan karakter anti-bullying yang berlandaskan nilai-nilai Alkitabiah.
-
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
Barclay, W. (2017). Pemahaman Alkitab setiap hari: Injil Matius pasal 11–28 (S. W. Wahono, Trans.). BPK Gunung Mulia. (Original work published 1958)
Blomberg, C. L. (1992). Matthew (Vol. 22). Broadman Press.
Coloroso, B. (2020). The bully, the bullied, and the bystander: From preschool to high school—How parents and teachers can help break the cycle of violence (Updated ed.). HarperCollins.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Drewes, B. F., Haubeck, W., & von Siebenthal, H. (2013). Kunci bahasa Yunani Perjanjian Baru: Kitab Matius hingga Kisah Para Rasul. BPK Gunung Mulia.
Firdausy, A., Handayani, A., & Rakhmawati, D. (2025). Implementasi pendidikan anti bullying pada anak usia dini di TK IT La Ba Ba. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(4), 1–12.
France, R. T. (2007). The gospel of Matthew. Eerdmans.
Hagner, D. A. (1995). Matthew 14–28 (Vol. 33B). Word Books.
Harun, Jaedun, Sudaryanti, & Manaf, A. (2020). Pendidikan karakter anak usia dini dalam dimensi berketuhanan. Jurnal Kependidikan, 4(2), 357–368.
Henry, M. (n.d.). Tafsiran Matthew Henry: Matius 15–28. Bible and Book Ministry.
Indriani, L., & Khairiah, D. (2023). Pentingnya pendidikan karakter pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 2342–2346.
Keener, C. S. (2009). The gospel of Matthew: A socio-rhetorical commentary. Eerdmans.
Kohlberg, L. (1981). Essays on moral development: Vol. 1. The philosophy of moral development. Harper & Row.
KPAI. (2023). Catatan pengawasan perlindungan anak Indonesia. Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Laili, A., & Hidayah, N. (2025). Strategi pendidikan karakter sebagai upaya preventif dan kuratif untuk mencegah bullying terhadap anak usia dini. YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya, 5(5), 5089–5104.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Lopa, E. B., & Susilo, H. (2024). Pencegahan bullying pada anak usia dini melalui pendidikan karakter di PAUD SKB Mojoagung. J+PLUS: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah, 13(1), 383–395.
Maharani, N. S., Shabrina, D., Aulia, R., & Fidrayani. (2024). Hubungan keteladanan guru dengan perkembangan nilai karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 22586–22596.
Maharani, O., Azzaki, R. F., & Rawanoko, E. S. (2025). Mewujudkan lingkungan yang bebas bullying melalui penanaman nilai-nilai pendidikan karakter di SD Negeri Sekip Surakarta. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora (MURAD), 1(4), 148–167.
Mounce, W. D. (2019). Basics of biblical Greek grammar (4th ed.). Zondervan Academic.
Nygren, A. (1953). Agape and eros (P. S. Watson, Trans.). Westminster Press.
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell Publishing.
Panngabean, E. S. (2024). Implementasi pendidikan karakter Kristiani pada anak usia dini: Perspektif, metode, dan tantangan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(1), 986–992.
Pazmiño, R. W. (2008). Foundational issues in Christian education: An introduction in evangelical perspective (3rd ed.). Baker Academic.
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children (M. Cook, Trans.). International Universities Press.
Praditama, A. G., Kusmiatun, A., & Rahayu, D. H. (2023). Dongeng sebagai media pembentuk karakter anti perundungan pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6764–6776.
Rahayu, S., Nasaruddin, & Fitri, R. (2024). Implementasi pendidikan karakter dalam perkembangan sosial emosional anak TK. ALENA: Journal of Elementary Education, 2(2), 212–222.
Septiani, Hasanah, S. S. M., Aeni, A. G. N., Rumapea, A. A., & Septian, K. (2023). Dampak bullying terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Citra Pendidikan (JCP), 3(3), 1178–1185.
Sitinjak, M., Prihatiningsih, M. I., & Hasugian, D. (2022). Esensi pendidikan agama Kristen bagi pertumbuhan karakter anak usia dini. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 5(9), 3560–3565.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Suryaningsih, A., & Daliman. (2023). Implementasi pembiasaan berkata tolong, maaf, dan terima kasih pada anak usia 5–6 tahun. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(5), 2981–2986.
Suyanto, S. (2012). Pendidikan karakter untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 1(1), 1–10.
UNESCO. (2019). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. UNESCO Publishing.
Wolke, D., & Lereya, S. T. (2015). Long-term effects of bullying. Archives of Disease in Childhood, 100(9), 879–885. https://doi.org/10.1136/archdischild-2014-306667
Wuryaningsih, & Prasetyo, I. (2022). Hubungan keteladanan orang tua dengan perkembangan nilai moral anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3180–3192.
Zhao, N., Yang, S., Zhang, Q., Wang, J., Xie, W., Tan, Y., & Zhou, T. (2023). School bullying results in poor psychological conditions: Evidence from a survey of 95,545 subjects. arXiv Preprint. https://doi.org/10.48550/arXiv.2302.09402
-
Downloads
Download data is not yet available.
How to Cite

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

e-ISSN : 2775-7676 p-ISSN : 2776-7450
Indexed by:
Indexed by:







