Header Background
Articles |
|
Published
30 October 2026

Hubungan Ketidakhadiran Beribadah Terhadap Tingkat Pengetahuan Iman Kristen Anak Sekolah Minggu HKBP Pabrik Tenun

  • April Yani Manullang
    Universitas HKBP Nommensen
  • Imelda Butar-butar
    Universitas HKBP Nommensen
  • Nurliani Siregar
    Universitas HKBP Nommensen

DOI:

https://doi.org/10.56393/intheos.v6i1.4744
  • Pembinaan iman anak merupakan bagian penting dalam pelayanan gereja melalui Seksi Sekolah Minggu Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) sebagai wadah pembelajaran dan pembinaan iman Kristen. Dalam konteks Sekolah Minggu HKBP Pabrik Tenun, ketidakhadiran sebagian anak dalam ibadah Sekolah Minggu menjadi persoalan yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan keberlangsungan proses pembinaan iman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketidakhadiran anak, tingkat pengetahuan iman Kristen, serta hubungan antara ketidakhadiran dan pengetahuan iman Kristen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 50 anak berusia 9–14 tahun yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket ketidakhadiran sebanyak 12 butir dan tes pengetahuan iman Kristen sebanyak 25 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketidakhadiran dan pengetahuan iman Kristen berada pada kategori sedang. Analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif yang sangat kuat dan signifikan antara kedua variabel (r = -0,895; Sig. = 0,000), dengan koefisien determinasi sebesar R² = 0,801. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara ketidakhadiran dan pengetahuan iman Kristen, tetapi tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan hubungan sebab-akibat.

  • ..Banga, B. S., Roragabar, Y. I., & Sarwuna, A. (2023). Hambatan anak mengikuti pembelajaran di Sekolah Minggu pada Gereja Kristen Indonesia Klasis Sentani. Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen, 5(2), 106–116. https://doi.org/10.35909/visiodei.v5i2.454

    Bessie, B. G. W., & Luji, D. S. (2025). Membangun kerukunan di tengah perbedaan: Praktik resolusi konflik di tengah gereja. Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen, 2(3), 8–24. https://doi.org/10.61132/sukacita.v2i3.969

    Butarbutar, I., Rantung, D. A., & Naibaho, L. (2022). Pendidikan perdamaian dalam perspektif pendidikan agama Kristen sebagai upaya meminimalisasi konflik dan kekerasan antar mahasiswa di Universitas HKBP Nommensen Medan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 6962–6972. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9416

    Kamagi, K. S., & Telaumbanua, I. S. (2022). Manajemen konflik berdasarkan Kisah Para Rasul 15:35–41 dan implikasinya bagi gereja masa kini. DA’AT: Jurnal Teologi Kristen, 3(1), 62–75. https://doi.org/10.51667/djtk.v3i1.686

    Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.31764/historis.v6i1.4075

    Manalu, M. F. J. (2024). Faith growing in action: Implications of John Locke’s tabula rasa concept and ecological education for HKBP Sunday School children. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, 20(1), 87–102. https://doi.org/10.14421/rejusta.v20i1.5356

    Mariangga, O. (2025). Peran guru Sekolah Minggu untuk pengenalan dan pertumbuhan iman anak Sekolah Minggu. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1), 72–81. https://doi.org/10.69748/jrm.v3i1.220

    Mauwilik, S. S., Susanto, D., & Gaspersz, S. (2025). The pastoral role in developing youth participation in the GMIH Eben Haezer Tuguis Congregation, South Loloda Region. ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama, 7(2). https://doi.org/10.37429/arumbae.v7i2.1669

    Mawardi, M. (2019). Rambu-rambu penyusunan skala sikap model Likert untuk mengukur sikap siswa. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(3), 292–304. https://doi.org/10.24246/j.js.2019.v9.i3.p292-304

    Montang, R. D., & Mansilety, K. L. (2022). Pengaruh pemahaman Allah Tritunggal terhadap kualitas iman. EIRENE: Jurnal Ilmiah Teologi, 7(2), 582–602. https://doi.org/10.56942/ejit.v7i2.60

    Putra, J. S., Hutabarat, C., & Budiyanto, H. (2023). Kepemimpinan pastoral dalam mengelola konflik jemaat di gereja lokal berdasarkan Markus 10:41–45. RERUM: Journal of Biblical Practice, 2(2), 89–107. https://doi.org/10.55076/rerum.v2i2.144

    Rajagukguk, J. (2022). Penguatan kelembagaan organisasi HKBP berbasis sentralisasi keuangan. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 2(1), 11–18. https://doi.org/10.51622/jispol.v2i1.733

    Rohayani, H. (2023). Model mengajarkan cerita Alkitab kepada anak Sekolah Minggu usia 6–9 tahun. CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 112–125. https://doi.org/10.54592/jct.v2i2.30

    Rolis, H. R. A., Tabun, M. Y., Pasaribu, E. Y., & Siahaan, R. J. (2023). Peran orang tua dalam meningkatkan motivasi anak untuk Sekolah Minggu di era Society 5.0. Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral, 4(1), 126–156. https://doi.org/10.46408/vxd.v4i1.258

    Salma, R. K., Hamzah, F., Nada, H. T., & Hidayat, M. (2025). Strategi pemulihan kondisi anak pasca konflik di lingkungan sekolah. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3). https://doi.org/10.26539/teraputik.833663

    Sihotang, E. (2021). Misi dan diakonia dalam gereja. Jurnal Diakonia, 1(2), 64–74. https://doi.org/10.55199/jd.v1i2.41

    Sitanggang, S. (2023). Proses pembelajaran anak Sekolah Minggu: Suatu telaah di lingkungan gereja HKBP. Jurnal Diakonia, 1(1). https://doi.org/10.55199/jd.v1i1.22

    Sitepu, N., & Hasugian, J. W. (2023). Model manajemen konflik TKI (Thomas-Kilmann Conflict Mode Instrument) dan aplikasinya dalam kepemimpinan pastoral. HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, 8(2). https://doi.org/10.52104/harvester.v8i2.136

    Sumual, F. J. N., Pasolang, E., & Widjaja, R. (2023). Metode picture and picture dalam meningkatkan antusiasme anak Sekolah Minggu dalam mendengarkan firman Tuhan. TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 11–21. https://doi.org/10.53674/teleios.v3i1.57

    Suriani, T., & Hakh, I. (2025). Manajemen konflik Sekolah Minggu usia 0–15 tahun menurut teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Jurnal Shanan, 9(1), 46–70. https://doi.org/10.33541/shanan.v9i1.6748

    Syahroni, M. I. (2022). Prosedur penelitian kuantitatif. eJurnal Al Musthafa, 2(3), 43–56. https://doi.org/10.62552/ejam.v2i3.50

    Tjandraputra, E. N., Rantung, D. A., Naibaho, L., & Boiliu, N. I. (2023). Manajemen pendidikan agama Kristen dalam konflik di gereja dan keluarga. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 8(2), 93–107. https://doi.org/10.33541/rfidei.v8i2.196

    Wara, S. S. M., Adziima, A. F., Nasrudin, M., & Pratama, A. R. (2025). Evaluasi kinerja uji normalitas pada ragam distribusi dan ukuran sampel. Jurnal Diferensial, 7(2), 172–183. https://doi.org/10.35508/jd.v7i2.24042

    Zai, E. T., Hutasoit, P., & Silalahi, J. N. (2022). Korelasi pemahaman doktrin Allah Tritunggal dengan kedewasaan iman. Veritas Lux Mea: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 4(1), 83–96. https://doi.org/10.59177/veritas.v4i1.110

  • Downloads

    Download data is not yet available.

How to Cite

Manullang, A. Y., Butar-butar, I., & Siregar, N. (2026). Hubungan Ketidakhadiran Beribadah Terhadap Tingkat Pengetahuan Iman Kristen Anak Sekolah Minggu HKBP Pabrik Tenun. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.56393/intheos.v6i1.4744

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

                 
e-ISSN : 2775-7676                  p-ISSN : 2776-7450