Spiritualitas Resilient Kepala Sekolah Katolik di Tengah Pandemi
-
Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia
-
Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia
-
Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.56393/intheos.v1i4.537Keywords:
-
Spiritualitas resilients membutuhkan adanya self-efficacy sebagai energi utama dalam diri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang dilakukan dengan studi literatur. Kebiasaan pola hidup dan pola kerja yang digencarkan saat ini tidak mampu membendung dampak buruk dari situasi yang terjadi seperti persitiwa alam. Dampak bencana alam dan perubahan iklim serta situasi pasar global berpengaruh dalam diri seorang pemimpin ataupun masyarakat menjadi tidak berdaya karena energi terkuras. Energi kebaruan dari pemimpin dapat menerapkan peran memberdayakan, mendorong, menghadirkan diri, memberi kesempatan, serta menginspirasi dalam menjalankan irama kepemimpinannya, dan bawahan mengalami transformasi jika Kepala Sekolah memiliki spiritualitas resilient dari Yesus Kristus. Spiritualitas resilient sebagai pemimpin harus mampu mengaplikasikannya pada tempat dan waktu yang tepat. Metode yang digunakan kualitatitf melalui studi literatur. Hasil studi literatur, ditemukan bahwa spiritualitas resilients pemimpin dalam menghadapi pandemic Covid-19 memiliki pengaruh yang besar. Ia mendorong, mengerakan segala bentuk perbuatan, untuk mempengaruhi dan menggerakan hati nurani hamba-Nya dengan cara yang bijaksana melalui kesaksian keteladanan.
-
al Mudarrisi, M. T. (2006). Jangan Stres karena Cobaan. Zahra Publishing House.
Boiliu, F. M., & Polii, M. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital terhadap Pembentukan Spiritualitas dan Moralitas Anak. Immanuel: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 76-91.
Chu. (2009). The Benefits of Meditation Emosional Intelligence Preceived Stress and Negative Mental Health.
Faot, A., Octavianus, J., Juanda, J., & Wibowo, D. A. (2019). Bertahan Sampai Kesudahan Akan Diselamatkan. Jurnal Teologi & Pelayanan Kerusso, 4(1), 15-25.
Giustiniano, Luca, Miguel Pina E. Cunha, Ace V. Simpson, Arménio Rego, and Stewart Clegg. (2020). “Resilient Leadership as Paradox Work: Notes from COVID-19.” Management and Organization Review 16, no. 5: 971–75. https://doi.org/10.1017/mor.2020.57.
Gultom, A. F., & Saragih, E. A. (2021). Beriman di Masa Pandemi. Medan: CV. Sinarta.
Hatmoko, T.L. (2021). “Spiritualitas Pemimpin.” In Spiritualitas Pemimpin Perjanjian Lama Dan Perjanjian Baru. Malang.
Heslin, P.A., and U.C. Klehe. (2006). “Self-Efficacy How Self-Efficacy Affects Performance and Well- Being.” Encyclopedia of Industrial/Organizational Psychology 2: 705–8. http://ssrn.com/abstract=1150858.
KWI, Dokpen. (2020). Pelayanan Kepemimpinan Dan Ketaatan. Edited by Andreas Suparman. Jakarta.
Mark E, Thiobodeaus, SJ. n.d. “Ignatian Spirituality.” https://www.ignatianspirituality.com/making- good-decisions/discernment-of-spirits/.
Nasution, W.N. (2015). “Kepemimpinan Pendidikan Di Sekolah” 22, no. 1: 66–86.
Price, M. (1975). Yesus Guru Agung. Bandung, LBB.
Sahertian, P. (2008). Perilaku Kepemimpinan Berorientasi Hubungan Sebagai Anteseden, Selfefficacy Dan Organizational Citizenship Behavior. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 12(2), 273-282.
Sahertian, P. (2020). Perilaku Kepemimpinan: Efek dan Implementasi Bagi Nilai-Nilai Organisasi. PT Kanisius.
Shelton, Charlotte D., Sascha Hein, and Kelly A. Phipps. (2020). “Resilience and Spirituality: A Mixed Methods Exploration of Executive Stress.” International Journal of Organizational Analysis 28, no. 2: 399–416. https://doi.org/10.1108/IJOA-08-2019-1848.
Starratt. (2007). Menghadirkan Pemimpin Visioner Kiat Menegaskan Peran Sekolah. 5th ed. Yogyakarta: Kanisius.
-
Downloads
Download data is not yet available.
How to Cite

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

e-ISSN : 2775-7676 p-ISSN : 2776-7450
Indexed by:
Indexed by:







