Optimalisasi Literasi Kritis Melalui Kampanye Kreatif Instagram dalam Membangun Etika Bermedia Sosial pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.56393/jpkm.v6i1.4130Keywords:
Etika Media Sosial, Kampanye Digital, Literasi Kritis, Instagram, Nilai PancasilaAbstract
Pesatnya perkembangan media sosial telah menjadikan ruang digital sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Namun, intensitas penggunaan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman etika dan literasi kritis yang memadai. Fenomena komunikasi yang kurang santun, penyebaran ujaran kebencian, serta maraknya informasi yang tidak terverifikasi menunjukkan adanya urgensi dalam penguatan kesadaran etika bermedia sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kritis dan kesadaran etis remaja dalam berinteraksi di ruang digital melalui kampanye edukatif berbasis media sosial Instagram. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi tahap perencanaan pesan kampanye, produksi konten visual berupa poster dan video singkat, serta penyebaran dan pendampingan interaksi audiens secara daring. Hasil pelaksanaan menunjukkan respons yang positif dari audiens, dengan capaian jangkauan sebanyak 409 tayangan, 48 tanda suka, serta berbagai bentuk interaksi seperti komentar dan pesan langsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa kampanye digital berbasis media sosial efektif sebagai sarana edukasi publik dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip kemanusiaan dan persatuan, dalam konteks komunikasi digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran awal remaja untuk bersikap lebih kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam mengelola informasi serta berpartisipasi di ruang siber.
Downloads
References
Aditia, R., Saragih, R. B. R., Hafizah, E., & Indiarma, V. (2024). Persepsi pengguna media sosial terhadap efektivitas kampanye digital #Museumbkl dalam meningkatkan kesadaran budaya lokal. Actual Insight: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 12–25. https://doi.org/10.51178/actual.v1i1.1782
Agustin, T. D., Indrawati, & Jawasi. (2024). Efektivitas literasi digital dan informasi melalui media sosial Facebook tokoh masyarakat bagi warga Desa Terusan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(4), 456–468. https://doi.org/10.5281/zenodo.10654321
Fadhilah, M. N., Maryanti, R., Wulandary, V., & Irawan, A. R. (2022). The effect of digital literacy on social media ethics. Journal of Digital Education, Communication, and Arts, 5(1), 14–26. https://doi.org/10.30871/deca.v5i1.3521
Fahmi, F. Z., & Mendrofa, M. J. S. (2023). Rural transformation and the development of information and communication technologies: Evidence from Indonesia. Technology in Society, 75, 102349. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2023.102349
FN, A. A. S., & Zatadini, G. I. (2025). Pendampingan Literasi Digital Pada Generasi Milenial Sebagai Penguatan Moderasi Beragama. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(1). https://doi.org/10.59818/jpm.v5i1.1010
Gultom, A. (2023). Mengapa Filsafat Perlu Ada di Jantung Pemikiran Civitas Academicus?. Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, Dan Masyarakat, 6(1), 17-34. Retrieved from https://e-journal.iahn-gdepudja.ac.id/index.php/SD/article/view/1033
Gultom, A. F. (2024). Objektivisme Nilai dalam Fenomenologi Max Scheler. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 4 (4), 141–150. https://doi.org/10.56393/decive.v4i4.2107
Herman, Simanjuntak, M. M., Grace, E., Susanti, E., & Ervina, N. (2023). Socialization of digital literacy as an effort to appreciate other people’s work or content on social media. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 89–98. https://doi.org/10.32815/jpm.v4i1.1254
Krivý, M. (2023). Digital ecosystem: The journey of a metaphor. Digital Geography and Society, 5, 100057. https://doi.org/10.1016/j.diggeo.2023.100057
Mas, F., Jeluhur, H., Negat, K., & Tefa, A. (2025). Etika dalam media sosial antara kebebasan ekspresi dan tanggung jawab digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 246–255. https://doi.org/10.61233/jpm.v2i2.246
Mere, Y. R., Aprimur, O. Y., & Innosensia. (2024). Pemberdayaan remaja SMP Negeri 1 Adonara Timur melalui literasi media sosial: Strategi dan etika penggunaan Facebook. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(3), 3249–3260. https://doi.org/10.51178/jip.v5i3.1890
Mutia, G. D., Fatri, M., Juliansari, R., & Fadila, E. S. (2024). Etika penggunaan media sosial sesuai Sila Kedua. Jurnal Pendidikan Pancasila, 1(5), 284–295. https://doi.org/10.47134/pancasila.v1i5.284
Perdana, C., & Sulastri. (2025). Efektivitas kampanye sosial melalui TikTok: Studi kasus kampanye lingkungan. Jurnal Komunikasi, 2(1), 49–62. https://doi.org/10.31219/osf.io/vj8k9
Rachman, L., Hanifansyah, N., Husni, Z. M., & Rusli, M. F. A. (2025). Penguatan Literasi Digital dan Etika Bermedia bagi Siswa Madrasah melalui Program Generasi Anti Hoax. Mohuyula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 51-57.
Rianto, P. (2019). Literasi digital dan etika media sosial di era post-truth. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 24–35. https://doi.org/10.14710/interaksi.8.2.24-35
Rizky, M. (2024). Efektivitas kampanye digital dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda pada pemilihan kepala daerah Kota Semarang 2024. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(2), 200–215. https://doi.org/10.24905/jip.v7i2.2541
Sidiq, P. (2024). Literasi digital pada masyarakat: Etis bermedia sosial, aman dan nyaman. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 56–67. https://doi.org/10.55606/jpm.v3i1.3122
Triantafyllidou, E., & Zabaniotou, A. (2022). Digital technology and social innovation promoting a green citizenship: development of the “go sustainable living” digital application. Circular Economy and Sustainability, 2(1), 141-164. https://doi.org/10.1007/s43615-021-00111-3
Ulfa, M., & Lubis, M. (2025). Social media wise education: Improving the digital literacy of vocational school students through Instagram. Penamas: Journal of Community Service, 5(2), 367-375. https://doi.org/10.53088/penamas.v5i2.2012
Widodo, S., & Kristiyono, J. (2025). Digital democracy: transforming political communication in Indonesia. Jurnal Studi Komunikasi, 9(1), 153-168. https://doi.org/10.25139/jsk.v9i1.9524