• Penelitian ini membahas tiga hal, yaitu efektivitas penerbitan sertipikat tanah elektronik, implementasi sertipikasi tanah elektronik di Kantor Pertanahan Jakarta Barat terhadap kepastian hukum hak atas tanah, serta hambatan berikut solusinya. Penelitian ini dilakukan karena masih terdapat perdebatan mengenai efektivitas sertipikat elektronik dalam menjamin kepastian hukum hak atas tanah serta minimnya penelitian empiris pasca berlakunya Permen ATR/Kepala BPN Nomor 3 Tahun 2023. Dengan metode hukum empiris (yuridis sosiologis) dengan data primer melalui wawancara Kepala Kantor, PPAT dan pengguna layanan pertanahan, observasi dan studi dokumen, penelitian ini menyimpulkan bahwa Permen tersebut merupakan instrumen penting dalam transformasi digital pertanahan. Implementasinya di Jakarta Barat telah berkontribusi pada penguatan kepastian hukum karena menjamin eksistensi, status, dan perlindungan hak atas tanah serta mengurangi risiko sengketa. Namun, terdapat kelemahan substansi hukum eksisting yang mendorong revisi perundang-undangan terkait. Dari aspek struktur, ditemukan kendala pada validasi dokumen Pra-Buku Tanah Elektronik dan perlunya meningkatkan keamanan siber. Sementara itu, dari aspek budaya hukum, masyarakat dan mitra kerja eksternal menunjukkan respons positif namun perlu peningkatan sosialisasi.

  • Abhik Chaudhuri, R. K. Behera, & Bala, P. K. (2025). Factors impacting cybersecurity transformation: An Industry 5.0 perspective. Computers & Security, 150, Article 104267. https://doi.org/10.1016/j.cose.2024.104267

    Adinegoro, K. R. R., Darmini, N., & Listyaningsih, U. (2023). Dampak transformasi digital hak tanggungan terhadap penerima layanan di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat. Universitas Gadjah Mada.

    Aditya, T., Santosa, P. B., & Yulaikhah. (2021). Title validation and collaborative mapping to accelerate quality assurance of land registration. Land Use Policy, 109, Article 105689. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2021.105689

    Aliyah, S. Z. N., & Humaira, L. (n.d.). Keberlakuan kuasa jual dalam pengalihan tanah: Studi kasus Putusan Nomor 18/Pdt.G/2021/PN Pwk jo Putusan Nomor 442/Pdt/2022/PT Bdg. UI Scholars Hub. https://scholarhub.ui.ac.id/

    Andriyanto, R., Rivandi, D. A., & Ismail. (2022). Kepastian hukum prosedur penggantian kerugian pemegang hak atas tanah yang terdampak proyek jalan tol. Journal of Legal Research, 4(5), 1291–1310. https://doi.org/10.15408/jlr.v4i5.28921

    Aprilla, S. U., Irmayani, R., Hadis, R., & Gibran, F. (2024). Transformasi ekonomi digital di Indonesia: Tantangan, peluang, dan dampaknya pada perekonomian nasional. Literasi Digital Ekonomi Modern (LPP Mandala), 3(1). https://doi.org/10.1234/ekonas.v3i1.7703

    Arasyid, M. A., & Putra, G. P. (2024). Pertanggungjawaban Kantor Pertanahan atas musnahnya warkah akibat bencana kebakaran (Studi Putusan Nomor 109 PK/TUN/2022). Indonesian Notary, 5(3), 97–113. https://doi.org/10.21143/notary.vol5.no3.96

    Arifin, H., Prambudi, G. S., & Trisnawati, T. (2025). Transformasi digital administrasi pertanahan: Implementasi dan tantangan sertipikat elektronik di Indonesia. Reformasi Law Journal (RLJ), 6(1). https://doi.org/10.36355/rlj.v6i1.1582

    Bahari, S., & Sinaga, M. P. P. M. (2025). Rekonstruksi pemaknaan hak menguasai negara menurut Pasal 33 ayat (3) UUD 1945. JUSTLAW: Journal Science and Theory of Law, 2(1), 28–39.

    Barkatullah, A. H. (2023). Tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik dalam kegagalan perlindungan data pribadi. Jurnal Hukum Siber.

    Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

    Daeng Muri, D. P., Wibawanti, E. S., & Safitri, M. I. (2025). Sertipikat elektronik sebagai jaminan perlindungan hak atas tanah dalam pelaksanaan pendaftaran tanah. Jurnal USM Law Review, 8(2), 1126–1147. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.12136

    Dethan, V. S. (2025). Analisis kegiatan Pra BTEL dan Pra SUEL di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat [Skripsi, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional].

    DiMaggio, P. J., & Powell, W. W. (1983). The iron cage revisited: Institutional isomorphism and collective rationality in organizational fields. American Sociological Review, 48(2), 147–160. https://doi.org/10.2307/2095101

    Erfa, R. (2020). Digitalisasi administrasi pertanahan untuk mewujudkan percepatan pembangunan nasional perspektif kebijakan hukum (legal policy). Jurnal Pertahanan, 10(1). https://doi.org/10.53686/jp.v10i1.31

    Febriyanti, N. S., Insanidya, S. E., Khamsa, U. O., et al. (2026). Transformasi digital pendaftaran tanah sebagai langkah strategis mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah. WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 132–147. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i1.443

    Firdaus, M. B. (2025). Dialektika keadilan, kepastian, kemanfaatan hukum dalam perspektif Gustav Radbruch pada hukum Indonesia. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 3(1), 357–367. https://doi.org/10.62379/qy4b6z80

    Friedman, L. M. (1975). The legal system: A social science perspective. Russell Sage Foundation.

    Genicot, N. (2020). The Index of Legal Certainty, or how to promote civil law through an indicator. Droit et Société, 104(1), 211–234. https://doi.org/10.3917/drs1.104.0211

    Habibi, A., Prambudi, G. S., & Trisnawati, T. (2025). Transformasi digital administrasi pertanahan: Implementasi dan tantangan sertipikat elektronik di Indonesia. Reformasi Law Journal (RLJ), 6(1), 499–507. https://doi.org/10.36355/rlj.v6i1.1582

    Halim, A. N. (2025). Digital land reform: The impact of Indonesia's electronic land administration system on agrarian governance. Journal Evidence of Law, 4(2), 922–928. https://doi.org/10.59066/jel.v4i2.1579

    Hidayah, S., Hariyani, E., Mukarromah, L., et al. (2024). Tantangan dan peluang sertipikat elektronik dalam reformasi pendaftaran tanah di era digital. Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(6), 186–199. https://doi.org/10.61722/jinu.v1i6.2793

    Hidayati, T., & Silviana, A. (2024). Strategi menuju Kabupaten Lengkap dengan mengakselerasi PTSL. Unes Law Review, 6(4), 11300–11310. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4

    Izzy Al Kautsar, & Muhammad, D. W. (2022). Sistem hukum modern Lawrence M. Friedman: Budaya hukum dan perubahan sosial masyarakat dari industrial ke digital. Jurnal Sapentia et Virtus, 7(2), 84–99. https://doi.org/10.37477/sev.v7i2.358

    Jagadhita, M. A. (2025). Transformasi digital sertipikat tanah dan respons masyarakat terhadap penerapannya. Jurnal USM Law Review, 8(3), 1600–1620. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12448

    Juwita Putri Pratama, Tyesta, L., & Gading, S. A. (2022). Eksistensi kedudukan peraturan menteri dalam hierarki peraturan perundang-undangan. Jurnal Konstitusi, 19(4), 865–885. https://doi.org/10.31078/jk1946

    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2023–2026). Data sertipikat elektronik. Pusat Data dan Informasi Pertanahan.

    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2023). Laporan kinerja Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat. Pusat Data dan Informasi Pertanahan.

    Kore, Y. (2025). Pengaruh budaya hukum terhadap efektivitas pemberantasan korupsi di Indonesia: Tinjauan dari sistem hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(5). https://doi.org/10.61104/alz.v3i5.2282

    Kristiawan, S. P., & Sewu, P. L. S. (2025). Legal certainty for holders of land documents other than certificates in relation to electronic land certificates. Journal Research Social Science, Economics and Management, 5(5), 5271–5284.

    Manthovani, R., & Istiqomah. (2017). Pendaftaran tanah di Indonesia. Jurnal Magister Ilmu Hukum, 2(2), 23–28. https://doi.org/10.36722/jmih.v2i2.744

    Marjoni, S., Hasbi, M., & Rosari, A. (2025). Pendaftaran tanah secara elektronik di Kantor Pertanahan Kota Padang. SIBATIK Journal, 4(11), 4121–4150. https://doi.org/10.54443/sibatik.v4i11.3741

    Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (Rev. ed.). Prenadamedia Group.

    Michelle Priscilla, Nova, D. L., & Fajriah, S. N. (2024). Keabsahan hukum penerbitan sertipikat tanah elektronik sebagai alat bukti kepemilikan hak atas tanah di persidangan. UIR Law Review, 8(2), 68–84. https://doi.org/10.25299/uirlrev.2024.vol8(2).17888

    Mohammed, A. H., Fajri, N., & Kamillah. (2025). Land administration in supporting digital era: An experience and effect to the land acquisition. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 9(2), 4172–4180. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2025.9020326

    Mujiburohman, D. A. (2021). Transformasi digital pendaftaran tanah. BHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan, 7(1). https://doi.org/10.31292/bhumi.v7i1.472

    Mujiburohman, D. A. (2023). Kebijakan pendaftaran elektronik: Perspektif regulasi, teknologi, dan aksesibilitas. Journal of Infrastructure Policy and Management, 8(2), 159–174. https://doi.org/10.35166/jipm.v8i2.118

    Muri, D. P. D., Wibawanti, E. S., & Safitri, M. I. (2025). Sertipikat elektronik sebagai jaminan perlindungan hak atas tanah dalam pelaksanaan pendaftaran tanah. Jurnal USM Law Review, 8(2), 1126–1147. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.12136

    Nasab, S. F., Insanidya, S. E., Khamsa, U. O., et al. (2026). Transformasi digital pendaftaran tanah sebagai langkah strategis mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah. WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 132–147. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i1.443

    Negara, W. A., Saleng, A., & Paserangi, H. (2026). Digitalization of land administration and legal certainty for land rights in Indonesia. Veredas do Direito, 23(9). https://doi.org/10.18623/rvd.v23.7009

    Nicolas Roing Mbalur, Sutrisni, K. E., & Sri, A. A. A. N. (2026). Perlindungan hukum terhadap keamanan data pribadi pemegang sertipikat tanah elektronik. Jurnal Mahasiswa Humanis, 6(2), 640–652. https://doi.org/10.37481/jmh.v6i2.1994

    Perdinan Tamba, Yuningsih, N. Y., & Afrilia, U. A. (2025). Implementasi penerbitan sertipikat tanah elektronik oleh BPN Kota Bandung. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 189–203. https://doi.org/10.24198/responsive.v8i2.62260

    Rachman, I. N. (2016). Politik hukum pengelolaan sumber daya alam menurut Pasal 33 UUD 1945. Jurnal Konstitusi, 13(1), 191–212. https://doi.org/10.31078/jk1319

    Saeed, S., Altamimi, S. A., Alkayyal, N. A., et al. (2023). Digital transformation and cybersecurity challenges for business resilience: Issues and recommendations. Sensors, 23(15), Article 6666. https://doi.org/10.3390/s23156666

    Setyawahyuning, L., & Siswanto, C. T. (2025). Analisis yuridis normatif terhadap kebijakan sertipikat elektronik. Journal of Holistic Civil Law, 4(1).

    Sihombing, B. F. (2021). Transformasi hukum pertanahan tradisional menuju elektronik. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum.

    Soekanto, S., & Mamudji, S. (2019). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Rajawali Pers.

    Srinivasan, J., Karkanitsa, N., & Deininger, K. (2026). Modernizing land administration: A coverage-first agenda for digital transformation (Policy Indicators Brief No. 44). World Bank.

    Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

    Sukananda, S. (2018). Pendekatan teori hukum progresif dalam menjawab legal gaps di Indonesia. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 1(2), 135–158. https://doi.org/10.30595/jhes.v1i2.3924

    Sukmana, S. U. T., & Baidhowi. (2025). Implementasi sertipikat tanah elektronik dan dampaknya terhadap kepastian hukum serta aspek sosial di Kabupaten Semarang. Jurnal Nomos, 5(2), 426–440. https://doi.org/10.56393/nomos.v5i2.3290

    Tehupeiory, A. (2026). Rekonstruksi hak atas tanah pascabanjir di Sumatra dan upaya ATR/BPN. Repositori UKI.

    Vigoda-Gadot, E., & Mizrahi, S. (2024). The digital governance puzzle: Towards an integrative theory of humans, machines, and organizations in public management. Technology in Society, 77, Article 102530. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2024.102530

    Widiarty, W. S. (2024). Buku ajar metode penelitian hukum. Publika Global Media.

    Windu Natalia, S., & Ayuni, Q. (2023). Pembentukan peraturan pelaksanaan undang-undang dalam berbagai konstitusi di dunia. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 7(2), 1514–1526. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i2.4956

    Zulfikri, Rodyahsriningsih, & Alfahriansyah, R. (2026). Legal certainty of land rights based on land statement letters within industrial plantation forest areas (A study in Bengkalis Regency). Law Development Journal, 8(1), 163–177. https://doi.org/10.30659/ldj.8.1.163-177

  • Downloads

    Download data is not yet available.

How to Cite

Noviyanto, M. A., Lutfi, A., & Shebubakar, A. N. (2026). Efektivitas Penerapan Sertipikat Tanah Elektronik Terhadap Kepastian Hukum Hak Atas Tanah di Jakarta Barat. Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 6(1), 65–83. https://doi.org/10.56393/nomos.v6i1.4584