• Penelitian ini menganalisis 17 pemerintah kabupaten/kota berpredikat Informatif pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Jawa Timur 2025 untuk menguji hubungan capaian kelembagaan dengan beban layanan reaktif. Dengan kerangka accountability as a virtue dan accountability as a mechanism, kajian sosiolegal ini menafsirkan regulasi, membandingkan 17 Laporan Layanan Informasi dan Dokumentasi (LLID), dan menguji korelasi Spearman. Beban sengketa dibedakan menjadi strict dispute, case workload, dan event workload. LLID mencatat 1.429 permohonan dan sekurang-kurangnya 25 keberatan. Skor Monev tidak berkorelasi signifikan dengan volume permohonan (rho = 0,351; p = 0,167) maupun strict-dispute rate (rho = -0,026; p = 0,932), sedangkan korelasi dengan event workload (rho = 0,522; p = 0,046) mencerminkan granularitas pencatatan, bukan jumlah perkara. Predikat Informatif merepresentasikan capaian kelembagaan, sedangkan LLID merupakan mekanisme pertanggungjawaban. Komisi Informasi Pusat dan Kementerian Dalam Negeri perlu menetapkan skema data LLID yang memisahkan permohonan, sengketa, peristiwa, dan hasil; Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur perlu menyempurnakan rubrik Self Assessment Questionnaire agar menilai kualitas data.

  • Agustina, D., Jamalullail, J., & Subhan, A. (2024). Conflict resolution, prevention and handling public information disputes. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 5(1), 103–113. https://doi.org/10.59141/jiss.v5i1.984

    Bovens, M. (2010). Two concepts of accountability: Accountability as a virtue and as a mechanism. West European Politics, 33(5), 946–967. https://doi.org/10.1080/01402382.2010.486119

    Cabinet Office. (2024). Quality and methodology information: Freedom of Information statistics. https://www.gov.uk/government/statistics/foi-statistics-supporting-documents/quality-and-methodology-information

    Chui, W. H. (2017). Quantitative legal research. In M. McConville & W. H. Chui (Eds.), Research methods for law (2nd ed., pp. 48–71). Edinburgh University Press.

    Dobinson, I., & Johns, F. (2017). Legal research as qualitative research. In M. McConville & W. H. Chui (Eds.), Research methods for law (2nd ed., pp. 18–47). Edinburgh University Press.

    Ferdaus, F., & Zaimasuri, Z. (2023). Implementation of public information disclosure policy in the House of Representatives of the Republic of Indonesia. Journal of Governance and Accountability Studies, 3(1), 29–50. https://doi.org/10.35912/jgas.v3i1.1771

    Hanida, R. P., Irawan, B., Syamsurizaldi, & Syaufi, R. (2021). Collaboration among local government institutions in achieving public information openness. Journal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan, 7(2), 1–14. https://doi.org/10.37304/jispar.v7i2.963

    Jannah, L. M., Sipahutar, M. Y., & Hariyati, D. (2020). Public information disclosure: Mapping the understanding of multiple actors in corruption-prone Indonesian provinces. Policy & Governance Review, 4(3), 167–181. https://doi.org/10.30589/pgr.v4i3.321

    Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2026). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Layanan Informasi Publik di Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2026 Nomor 75.

    Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. (2024). Keputusan Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur Nomor 10/SK/KI-Prov.Jatim/XI/2024 tentang hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada badan publik di Provinsi Jawa Timur tahun 2024.

    Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. (2025a). Keputusan Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur Nomor 15.1/SK/KI-Prov.Jatim/XI/2025 tentang hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada badan publik di Provinsi Jawa Timur tahun 2025.

    Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. (2025b). Pedoman umum pelaksanaan elektronik monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik Provinsi Jawa Timur tahun 2025.

    Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. (2025c). Self Assessment Questionnaire (SAQ) E-Monev Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 untuk pemerintah kabupaten/kota [Instrumen penilaian].

    Komisi Informasi Republik Indonesia. (2013). Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2013 tentang prosedur penyelesaian sengketa informasi publik.

    Komisi Informasi Republik Indonesia. (2021). Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang standar layanan informasi publik.

    Komisi Informasi Republik Indonesia. (2022). Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2022 tentang monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik.

    Lidberg, J., & Paterson, M. (2026). Gatekeepers or facilitators? Capturing and assessing Australia’s freedom of information implementation culture. Media International Australia. Advance online publication. https://doi.org/10.1177/1329878X261439783

    Mabillard, V., Esposito, G., Cicatiello, L., Gaeta, G. L., & Pasquier, M. (2025). Barriers to freedom of information: Insights from an experiment in Belgium. International Journal of Public Administration, 48(8), 519–531. https://doi.org/10.1080/01900692.2024.2378329

    Nkwe, M., & Ngoepe, M. (2021). Compliance with freedom of information legislation by public bodies in South Africa. Government Information Quarterly, 38(2), 101567. https://doi.org/10.1016/j.giq.2021.101567

    Office of the Australian Information Commissioner. (2024). FOIstats guide: Quarterly and annual FOI Act statistical returns to the OAIC. https://www.oaic.gov.au/freedom-of-information/freedom-of-information-guidance-for-government-agencies/more-guidance/foistats-guide2

    Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. (2026). Laporan layanan informasi publik tahun 2025.

    Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. (2026). Laporan layanan informasi dan dokumentasi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2025.

    Pemerintah Kabupaten Bondowoso. (2026). Laporan layanan informasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tahun 2025.

    Pemerintah Kabupaten Jember. (2026). Laporan tahunan layanan pengaduan dan keterbukaan informasi publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kabupaten Jember tahun 2025.

    Pemerintah Kabupaten Lumajang. (2026). Laporan layanan informasi dan dokumentasi Kabupaten Lumajang tahun 2025.

    Pemerintah Kabupaten Magetan. (2026). Laporan tahunan pelayanan informasi publik Kabupaten Magetan tahun 2025.

    Pemerintah Kabupaten Pamekasan. (2026). Laporan tahunan layanan informasi publik 2025.

    Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. (2026). Laporan layanan informasi publik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tahun 2025.

    Pemerintah Kabupaten Tuban. (2026). Laporan layanan informasi publik Kabupaten Tuban tahun 2025.

    Pemerintah Kota Batu. (2026). Laporan tahunan 2025 layanan informasi publik PPID Kota Batu.

    Pemerintah Kota Blitar. (2026). Laporan tahun 2025 Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota Blitar.

    Pemerintah Kota Madiun. (2026). Laporan layanan informasi publik PPID Kota Madiun tahun 2025.

    Pemerintah Kota Malang. (2026). Laporan pelayanan informasi publik tahun 2025.

    Pemerintah Kota Mojokerto. (2026). Laporan layanan informasi publik tahun 2025.

    Pemerintah Kota Pasuruan. (2026). Laporan tahunan Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Kota Pasuruan tahun 2025.

    Pemerintah Kota Probolinggo. (2026). Laporan layanan informasi publik 2025.

    Pemerintah Kota Surabaya. (2026). Laporan layanan informasi publik PPID Kota Surabaya tahun 2025.

    Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

    Republik Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

    Roberts, P. (2017). Interdisciplinarity in legal research. In M. McConville & W. H. Chui (Eds.), Research methods for law (2nd ed., pp. 90–133). Edinburgh University Press.

    Trautendorfer, J. A., Hohensinn, L., & Hilgers, D. (2025). From de jure to de facto transparency: Analyzing the compliance gap in light of freedom of information laws. Regulation & Governance, 19(1), 253–283. https://doi.org/10.1111/rego.12615

    Wagner, A. J., & Cuillier, D. (2025). Tale of two requesters: How public records law experiences differ by requester types. Journalism, 26(2), 325–344. https://doi.org/10.1177/14648849241242988

    Yang, W. (2026). Institutional pressures and bureaucratic responsiveness: Why do public agencies respond to freedom of information requests? Public Administration Review, 86(2), 354–370. https://doi.org/10.1111/puar.70013

  • Downloads

    Download data is not yet available.

How to Cite

Setiowati, N. (2026). Predikat Informatif Tidak Selalu Sejalan dengan Beban Penyelesaian Sengketa Informasi: Analisis Sosiolegal Akuntabilitas Layanan Pemerintah Kabupaten / Kota Jawa Timur. Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 6(1), 176–189. https://doi.org/10.56393/nomos.v6i1.4717