• Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan masih menjadi persoalan hukum dan sosial di Indonesia. Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2023 mencatat 457.895 kasus kekerasan terhadap perempuan. Indonesia menunjukkan komitmen melalui ratifikasi Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984, serta pembentukan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan mengkaji perlindungan perempuan dari kekerasan seksual berdasarkan CEDAW dan mengidentifikasi kesenjangan regulasi dalam implementasinya di Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, didukung Feminist Legal Theory dan Legal System Theory Lawrence M. Friedman. Analisis mengacu pada CEDAW General Recommendations No. 19 dan No. 35, khususnya standar due diligence dan kesetaraan substantif. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan pada substansi, struktur, dan budaya hukum dalam pencegahan, perlindungan, penegakan, serta pemulihan korban. Penguatan perlindungan memerlukan penerapan CEDAW secara konsisten melalui lembaga hukum responsif dan budaya hukum sensitif gender.

  • Agani, S. M., Kohsad, M., Ekarossa, B. D. P., & Fadlullah, I. (2026). Implementasi upaya restorative justice terhadap tindak pidana pelecehan seksual berdasarkan Perpol Nomor 8 Tahun 2021. Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(2). https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i2.7634

    Alhakim, A. (2021). Kekerasan Terhadap Perempuan: Suatu Kajian Perlindungan Berdasarkan Hukum Positif Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha. https://doi.org/10.23887/jpku.v9i1.31434

    Amalia, A. R., Raodah, P., & Wardani, N. K. (2024). Menjamin hak perempuan di era digital: Kewajiban negara dan tantangan regulasi nasional. Kompilasi Hukum, 9(2). https://jkh.unram.ac.id/index.php/jkh/article/view/184/132

    Anfasha, A. K., Rembulan, B. D., Syadena, P. A. D., & Hosnah, U. A. (2025). Digital media and human rights advocacy against sexual violence: The case of KemenPPPA’s campaign in Indonesia. International Journal of Sociology and Law, 2(4), 17–26. https://doi.org/10.62951/ijsl.v2i4.813

    Arawinda, H. S. (2022). Perlindungan hukum terhadap perempuan korban kekerasan berbasis gender online di Indonesia. Jurnal Yustika: Media Hukum dan Keadilan, 24(2), 76–90. https://doi.org/10.24123/yustika.v24i02.4599

    Asriani, D. D., & Muharomah, D. O. (2024). Menantang dominasi hukum patriarki: Pengalaman dan refleksi aktivis perempuan dalam mengadvokasi implementasi UU TPKS. Jurnal Perempuan, 29(1), 47–57. https://doi.org/10.34309/jp.v29i1.962

    Darwis, V. T. C., & Wulansari, C. D. (2025). Solidaritas hukum masyarakat Indonesia dan budaya patriarki terhadap marital rape: Perspektif sosiologi hukum. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 6(2), 1539–1545. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i2.6860

    Dewantary, Z. R., & Endut, N. (2022). States Responsibility to Eradicate Violence Against Women Through the Due Diligence Framework in Human Rights: A Review of Protection and Punishment in the case of Indonesia. Indonesian Journal of International Law, 19(4). https://doi.org/10.17304/ijil.vol19.4.3

    Diana, U., Safitri, P. B., Effat, A. N., & Susilowati, I. (2026, April 15). Hambatan Dan Tantangan Implementasi Cedaw Dalam Perlindungan Perempuan Korban Kekerasan Seksual Di Brasil Periode 2020-2023. https://sejurnal.com/pub/index.php/jpii/article/view/791

    Hamidah, A. (2021). Urgensi prinsip non-diskriminasi dalam regulasi untuk pengarusutamaan kesetaraan gender. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(3), 687–688. https://doi.org/10.21143/jhp.vol51.no3.3129

    Hariyadi, N. S., & Sambas, N. (2025). Transformasi pengaturan pelecehan seksual fisik dan non-fisik: Analisis yuridis normatif Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(6), 5073–5080. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i6.5551

    Herman, Rizky, A., Kaimuddin Haris, O., Aisah Abdullah, S., Nur, F., & Ramansyah, A. (2024). Kajian yuridis penggunaan restorative justice pada perspektif korban tindak pidana kekerasan seksual. Halu Oleo Legal Research, 6(2), 476–487. https://journal.uho.ac.id/index.php/holresch/

    Insani, N., Tuanaya, H. H., Alzaglady, H., & Tohadi, T. (2020). Kasus Baiq Nuril Maknun dalam perspektif perlindungan hak perempuan. Jurnal Surya Kencana Satu: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan, 11(2), 209–222. https://doi.org/10.32493/jdmhkdmhk.v11i2.8041

    Ismi, A. L., Jayanuarto, R., Putra, H. S., & Ardinata, M. (2022). Tindak pidana kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi: Tantangan implementasi UU Nomor 12 Tahun 2022. Jurnal Hukum, 3(1), 458–470. https://doi.org/10.33019/x576ke50

    Judiasih, S. D. (2022). Implementasi kesetaraan gender dalam beberapa aspek kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 5, 284–302. https://doi.org/10.23920/acta.v5i2.904

    Khairunnisa, N. A., Haryanto, F. N., Nufus, N. T., & Kusmawati, A. (2025). Dampak kekerasan seksual terhadap psikologis perempuan. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(3), 355–364. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i3.1083

    Lewis, N. V., Munas, M., Colombini, M., D’Oliveira, A. F., Pereira, S., Shrestha, S., Rajapakse, T., Shaheen, A., Rishal, P., Alkaiyat, A., Richards, A., Garcia-Moreno, C. M., Feder, G. S., & Bacchus, L. J. (2022). Interventions in sexual and reproductive health services addressing violence against women in low-income and middle-income countries: A mixed-methods systematic review. BMJ Open, 12(2), 1–15. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-051924

    Lutvia Nitha, F. A., Masyhar, A., Cholidin, A., Ilahi, M. R., & Bahriyah, A. Z. (2024). Optimalisasi implementasi UU TPKS: Tantangan dan solusi dalam upaya penghapusan kekerasan seksual di Indonesia. Masalah-Masalah Hukum, 53(1), 90–100. https://doi.org/10.14710/mmh.53.1.2024.90-100

    Muhammad, N. R. S. (2025). RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga: Ketidakpedulian negara dalam melindungi hak-hak PRT di Indonesia. Ganec Swara, 19(1), 63–69. https://doi.org/10.59896/gara.v19i1.177

    Murdiana, E., Vela, A., Syafaah, D., & H. (2025). Reformasi hukum pidana kekerasan seksual dari KUHP ke keadilan korban. Jurnal Supremasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 15, 62–82. https://doi.org/10.35457/supremasi.v15i2.4792

    Myharto, S. W., & Lestari, N. R. (2024). Perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual. IBLAM School of Law, 5(3), 1–9. https://doi.org/10.52249/ilr.v5i3.655

    Nainggolan, J., Ramadhan, P. R., Ardiansyah, R. J., & Utami, R. A. (2026, May 8). Perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual pasca UU TPKS dalam perspektif viktimologi. https://jurnal.globalscients.com/index.php/jkhpk/article/view/1331

    Omar, M. R. (2024). Penanganan Kejahatan Tindak pidana kekerasan seksual Tidak Dapat Diselesaikan Melalui Restoratif Justice. Jurnal Surya Kencana Satu : Dinamika Masalah Hukum Dan Keadilan, 15(1), 24–42. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/sks/article/view/38951

    Prawira, Y., & Cahyandaru, P. (2021). Implementasi prinsip-prinsip CEDAW dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan di SPEK-HAM Solo. Journal of Law, Society, and Islamic Civilization, 1(1), 89–105. https://doi.org/10.20961/jolsic.v1i1.50134

    Rahmawati, A. F., & Naili, Y. T. (2025). Minimnya perspektif gender dalam RUU KUHAP: Analisis terhadap dikriminalisasi perempuan dalam hukum acara pidana. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2889–2897. https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1758

    Rahmayani, S. E., Hutabarat, S. J., Hutabarat, D. Y., Hariadi, F. M., & Pangestoeti, W. (2025). Kekerasan berbasis gender sebagai persoalan struktural: Perspektif sosial, hukum dan perlindungan korban. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 3(1), 513–521. https://doi.org/10.61722/jmia.v3i1.7996

    Ramadhani, S. R., & Nurwati, R. N. (2023). Dampak traumatis remaja korban tindakan kekerasan seksual serta peran dukungan sosial keluarga. Share: Social Work Journal, 12(2), 131. https://doi.org/10.24198/share.v12i2.39462

    Ratnanun, I., Marta, T. M., Khan, Z., & Dzakiyah, K. Z. (2025). Feminist legal theory: Perjuangan kesetaraan dalam struktur hukum. Jurnal Hukum, 6(5), 1433–1443. https://journal.cattleyadf.org/index.php/Judge/index

    Riziq, M., Thobary, A., Nurillah, I., Manaqib, U., Astuti, M., & Rahmatullah, A. (2025). Efektivitas dan tantangan kerangka regulasi penghapusan kekerasan berbasis gender di Indonesia. Jurnal Hukum Pidana Islam, 231–247. https://doi.org/10.15642/aj.2025.11.2.231-247

    Rofifah, S. P., Purwanti, A., & Indreswari, T. L. (2024). Efektivitas Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Diponegoro dalam perspektif teori sistem hukum Lawrence M. Friedman. Diponegoro Law Journal, 13(4). https://doi.org/10.14710/dlj.2024.45563

    Setiawan, N. L. S. D. S. P. a. H. (2025b). Legal protection for women as victims of rape in the perspective of feminist legal theory. Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research). https://doi.org/10.5281/zenodo.17786349

    Sitamala, A., C, F. A., & C, A. L. (2022). The implementation of CEDAW principles on reducing gender-based violence during the COVID-19 pandemic. Journal of Law and Policy Transformation, 7(1), 44. https://doi.org/10.37253/jlpt.v7i1.6724

    Tan, W., Seroja, T. D., Santoso, I. R., Adiyanto, A., Adristy, B. S., Lee, M., & Aprilia, V. (2022). Pencegahan pelecehan seksual di lingkungan sekolah. journal.uib.ac.id. https://doi.org/10.37253/nacospro.v4i1.6972

    Tiana, I., Hutasoit, E., & Panjaitan, J. D. (2025). Viktimologi dalam kasus kekerasan seksual: Analisis hukum dan sosial. Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 14(11). https://doi.org/10.3783/causa.v2i9.2461

    Tirkantara, I. M. (2025). Kesetaraan gender dalam hukum: Menjembatani kesenjangan antara ketentuan hukum dan praktik sosial. Indonesian Journal of Law and Justice, 2(3), 11. https://doi.org/10.47134/ijlj.v2i3.3657

    Todingrara, M. T., & Mudi, V. A. (2024). Konsep keadilan bagi korban perempuan dalam sistem penegakan hukum pidana ditinjau dari perspektif teori kesetaraan gender. Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi, 1(4), 230–240. https://doi.org/10.62383/federalisme.v1i4.502

    Vazriyansyah, M. (2025). Perlindungan perempuan dari kejahatan seksual dalam pandangan hukum pidana. Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, 2(1), 97–104. https://doi.org/10.15575/jis.v3i3.29853.3

    Wahyudi, A. A. (2024). Meninjau efektivitas kerangka hukum dalam menangani kekerasan terhadap anak dan perempuan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 1(2), 99–105. https://doi.org/10.69714/mkjdxn66

    Wiarti, J., Udasmoro, W., & Supriyadi. (2025). Regulation of criminal acts of sexual violence in Indonesia from the perspective of CEDAW: Protection of women’s human rights. As-Siyasi: Journal of Constitutional Law, 5(2), 331–343. https://doi.org/10.24042/as-siyasi.v52.28587

    Wulandari, Y., Khusumasari, R., & Subandi, Y. (2025). Implementasi Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) dalam menangani kekerasan seksual terhadap perempuan Dalit di Hathras (2020–2023). MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 733–738. https://doi.org/10.60126/maras.v3i2.1031

    Yumna, L. N., Prigitaningtyas, I. D., & Saputro, D. (2024). Protection of the rights of Indonesian women migrant workers as survivors of gender-based violence: Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW). RECHTSWETENSCHAP Jurnal Mahasiswa Hukum, 1(1). https://doi.org/10.36859/rechtswetenschap.v1i2.2539

  • Downloads

    Download data is not yet available.

How to Cite

Natasya, A., Tan, W., & Alhakim, A. (2026). Analisis Kesenjangan Regulasi Perlindungan Perempuan dari Kekerasan Seksual di Indonesia Berdasarkan Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women. Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 6(1), 190–203. https://doi.org/10.56393/nomos.v6i1.4743