Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum adalah jurnal ilmiah yang memfokuskan pada publikasi hasil penelitian di bidang Ilmu Hukum. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun dan bertujuan untuk mendorong pengembangan ilmu hukum melalui penyebarluasan artikel yang bersifat orisinal, spesifik, dan terkini. Sejak tahun 2023, Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum telah terindeks dalam SINTA 4, yang menunjukkan pengakuan terhadap kualitas dan konsistensi publikasi jurnal ini. Jurnal ini membuka ruang bagi para akademisi, baik dosen maupun mahasiswa, untuk mempublikasikan hasil penelitian orisinal yang belum pernah diterbitkan di media lain.
Seluruh penulis dalam edisi ini berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang mencerminkan representasi akademik nasional yang luas.
Sabrena Sukma
220–230
Oktastika Badai Nirmala, Surahman Surahman
231-239
Ali Gilang Pratama, Alma Elvira Saputri, Ana Rahayu, Titin Pujianti, Ratiani Puspitasari, Suryaningsi Suryaningsi, Endang Herliah
249-258
Sabila Rizki Mahadewi Putri, Rini Fidiyani
259-266
Putri Sri Wahyuni, Suryaningsi Suryaningsi, Wingkolatin Wingkolatin, Aloysius Hardoko, Marwiah Marwiah, Endang Herliah
267–274
Rio Agung Kurniawan, Suryaningsi Suryaningsi, Nur Fitri Handayani, Jawatir Pardosi, Endang Herliah
275-283
Deviani Rifka Shaharani, Asmarani Ramli
284-291
Auliya Rahma Atqiya, Deden Najmudin, Yusup Azazy
292-301
I Gusti Agung Made Olya Sephia Andriana, Christin Septina Basani
302-308
Meireza Aditya Chandra, Suhadi Suhadi
309-320
Noval Dimas Saputra, Diandra Preludio Ramada
321-327
Shely Bersa Mustiana, Ratih Damayanti
328-337
Diah Larasati, Baidhowi Baidhowi
338-346
Refala Roqi Yatazakka, Ristina Yudhanti
347-362
Diamanta Putri Permana, Ubaidillah Kamal
363–373
Fieldo Nurviyan Ferdinand, Ratih Damayanti
374–384
Khansa Khairunnisa, Ubaidillah Kamal
385–395
Agnes Widananti, Andry Setiawan
396–405
Muhammad Pandhu Wicaksono, Ratih Damayanti
406-415
Zahra Rani Salsabila, Rini Fidiyani
416–425
Satria Utama Teja Sukmana, Baidhowi Baidhowi
426-440
Aisyah Hanum Khoirunnisa, Andry Setiawan
441-448
Daffa Cahya Pratama, Baidhowi Baidhowi
449-462
Wahanani Leila Arfah, Ratih Damayanti
463–469